Menjaga Kesehatan Pinggang Belakang

dr Maria Arasen Sp S
Menjaga Kesehatan Pinggang Belakang
Jumat, 11 Mei 2018 - 13:11 WIB > Dibaca 644 kali
 
(RIAUPOS.CO) - Tidak memiliki keluhan, kesemutan, rasa sakit saat ingin berdiri dan duduk, sakit saat berjalan sebentar dan merasa mati rasa di satu sisi tubuh, tidak membuat kita terbebas dari penyakit sakit pinggang.

Apalagi, kini nyeri pinggang merupakan keluhan yang paling umum dirasakan orang segala usia, dari remaja hingga lanjut usia.

Dokter Spesialis Syaraf Rumah Sakit Awal Bros Panam dr Maria Arasen Sp S kepada Riau Pos, Selasa (8/5) mengatakan, tidak semua sakit pinggang dapat disembuhkan menggunakan obat anti nyeri.

Malah penggunaan obat tersebut, bila di konsumsi lebih dari satu pekan, akan mengakibatkan tingginya tingkat risiko penyakit jantung sebesar 58 persen.

Fungsi punggung bagian bawah atau lumbar yaitu untuk menompang tubuh, bergerak, dan melindungi jaringan.

Karena itu, keluhan sakit pinggang bagian belakang yang muncul dengan intens akan membuat penderitanya sulit beraktivitas, bahkan yang paling parah juga dapat mengakibatkan penderitanya mengalami lumpuh, apabila tidak ditangani dengan tepat.

Apalagi, dengan tulang pinggang belakang yang sehat, kita dapat melakukan segala aktivitas tanpa harus merasakan rasa sakit yang teramat mencengkram.

Mencegah memang lebih baik daripada mengobati, itu sebabnya Rumah Sakit Awal Bros Panam menggunakan tekhnik pengobatan terbaru dengan menggunakan Fluoroskopi.

Floroskopi merupakan tindakan pencitraan medis yang digunakan oleh dokter untuk mengambil gambar dari organ tubuh tertentu dan untuk melihat video pergerakan berbagai bagian tubuh di layar fluoresen secara langsung.

“Penggunaan metode teranyar ini sangat aman, karena dapat langsung mengobati ke pusat penyakit, tanpa harus melakukan tindakan operasi,” tegasnya.

Lanjut Maria, selain itu banyak cara ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam rangka mengatasi dan mencegah terjadinya sakit pinggang, di antaranya.

1. Rutin memeriksakan kesehatan, hal ini perlu dilakukan minimal 6 bulan sekali, hal diperuntukkan agar seseorang dapat selalu mengetahui kondisi kesehatannya sehingga bisa sedini mungkin menjaga atau mencegah bahkan mengobati suatu penyakit tak terkecuali sakit pinggang yang tentunya dapat menyerang dikemudian hari.

 Ini juga berlaku bagi mereka yang telah mengalami sakit pinggang, memeriksakan kepada tim medis adalah cara terbaik yang harus dilakukan agar mendapatkan penanganan medis untuk mengatasi sakit pinggang yang sudah terlanjur diderita.

 2. Melakukan kompresan menggunakan es, hal ini dapat dilakukam saat rasa sakit pada pinggang sebelah kanan, ada baiknya untuk menghentikan dulu aktivitas yang sedang dilakukan.

Tempelkan kompresan dingin hingga 20 menit di bagian pinggang yang terasa sakit guna meredakan pembengkakan. Setelah itu anda bisa merendam tubuh atau mandi dengan air hangat yang berguna melepas ketegangan urat di pinggang.

 3. Tidak merokok, hal ini sangat baik karena zat-zat racun yang terkandung pada rokok dapat menyebabkan melemahnya syaraf dan jaringan pada tubuh.

 4. Banyak minum air putih, karena sakit pinggang ada kaitannya erat dengan sakit ginjal, maka ada baiknya anda bisa mencegahnya dengan minum banyak air putih. Sakit ginjal termasuk di dalam bahaya akibat kurang minum air putih, jadi penuhi kebutuhan asupan cairan tubuh dengan baik. Minum 8 hingga 12 gelas air putih dalam sehari secara rutin juga bakal menghindarkan kita dari bahaya dehidrasi.(cr2)

Laporan FEDLI AZIS, Pekanbaru




Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif |