Jelang Tengah Malam Gubernur Sumbar Datang ke Mapolda
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. (Foto: Irwan-Prayitno.com)

Jelang Tengah Malam Gubernur Sumbar Datang ke Mapolda
Rabu, 02 Mei 2018 - 01:15 WIB > Dibaca 1082 kali
 
PADANG (RIAUPOS.CO) - Mapolda Sumatera Barat jelang tengah malam Selasa (1/5/2018) sekitar pukul 22.42 WIB kedatangan orang nomor satu di Sumbar, Gubernur Irwan Prayitno.

Kehadirannya malam-malam bukan untuk silaturahmi, tetapi membuat laporan polisi terhadap pihak-pihak yang menyebut-nyebut namanya terlibat di pusaran dugaan korupsi surat pertanggungjawaban fiktif senilai Rp62,5 miliar. Dana itu berasal dari Dinas Prasjaltarkim.

Irwan mendatangi Mapolda Sumbar Selasa (1/5/2018) sekitar pukul 22.42. Sebelumnya sempat dikabarkan akan melapor sekitar pukul 21.00 WIB melalui pesan Whatsapp yang diteruskan Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal.

Kedatangan Gubernur langsung diburu puluhan awak media yang sudah menunggu dua jam lebih di pelataran Mapolda Sumbar. Mengenakan jaket bercorak hitam putih pudar, Irwan langsung masuk ke ruangan Kepala SPKT Polda Sumbar, AKBP Zulkifli Malaras.

"Wah, banyak wartawan hadir ya" kata Irwan melempar senyum sesaat turun dari mobil dinasnya di depan SPKT Polda Sumbar, Selasa malam (1/5/2018).

Kedatangan Gubenur juga didampingi Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal dan orang dekatnya Rinaldi. Irwan juga didampingi advokat Miko Kamal. Namun, hingga kini belum jelas materi apa yang dilaporkan Gubernur ke Mapolda. Begitu soal posisi Miko Kamal yang notabenenya pengacara dalam pendampingan tersebut.

Hingga pukul 23.19 WIB Selasa (1/5 ini, Irwan Prayitno masih dalam proses pembuatan laporan di SPKT Polda Sumbar. Puluhan awak media hingga larut malam ini, terus sabar menunggu kepastian substansi yang dilaporkan orang nomor satu di Provinsi Sumbar itu.

Sebagaimana pada berita sebelumnya, Kepala Biro Pemprov Sumbar Jasman Rizal mengatakan, Irwan Prayitno berencana melaporkan salah satu media yang memuat pemberitaan bahwa dirinya berada di pusaran kasus dugaan korupsi. "Sebagai warga negara melapor adalah hak bagi setiap warga negara. Termasuk Pak Gubernur," kata Jasman Rizal.(rcc)

Sumber: JPC
Editor: Fopin A Sinaga


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif | Citizen Jurnalis |