Siap Kenalkan Budaya Pekanbaru

JELITA - Duwi Cut Diana Putri
Siap Kenalkan Budaya Pekanbaru
Minggu, 22 April 2018 - 11:58 WIB > Dibaca 704 kali
 
(RIAUPOS.CO) - Terpilih menjadi Dara Pekanbaru 2018, awal April lalu merupakan toresan prestasi terbaik yang dirasakan Duwi Cut Diana Putri. Namun, di balik prestasi itu, ada beban misi yang harus diembannya. Salah satunya memperkenalkan budaya Kota kelahirannya, Pekanbaru kepada remaja-remaja saat ini.  

“Saya sangat menikmati ikut dalam ajang Pemilihan Bujang dan Dara Pekanbaru 2018 ini. Selain bisa berprestasi, saya juga bisa menjadi contoh untuk muda-mudi zaman sekarang dan bisa mengenalkan budaya di kampung halaman saya melewati ajang ini,’’ jelas Icut, panggilan Duwi Cut Diana Putri ini via whatsapp yang kebetulan sedang berada di Jogjakarta menjalankan visi kebudayaannya sebagai Dara Pekanbaru 2018 terpilih.

Diakuinya, menjadi Dara Pekanbaru, bukan hanya memberikan sebuah pengalaman yang berharga untuk mendidiknya semakin dewasa, dan  juga semakin membuatnya semakin menghargai dan mencintai kebudayaan daerah. “Memang, ini pengalaman yang paling berharga dalam hidup. Artinya, tidak sekadar meraih prestasi semata, tapi ada juga tantangan dirinya untuk lebih memperkenalkan kota kita ini, supaya dapat dilirik para pendatang, salah satunya pariwisata budaya,’’ ujarnya.

Bersama dengan para pemenang lainnya, Icut akui bertekad membangun pemuda-pemudi Kota Pekanbaru untuk lebih aktif dan kreatif, bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memperkenalkan Pekanbaru ke luar.

Sebagai  remaja, kesehariannya selain beraktivitas sebagai pengurus di Purnapaskibraka Indonesia Provinsi Riau sebagai Wakil sekretaris, dan juga aktif  di Genbi (Generasi Baru Indonesia) dari Bank Indonesia yang bergerak di kegiatan sosial. Namun, kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Riau tetap prioritas pertama, selain mengasah talenta di bidang tari dan modeling.

Dia bersyukur, kebebasan berorganisasi dan beraktivitas di dunia seni tidak terlepas dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Kebebasan dalam mengekspresikan diri sebagai seorang perempuan, tidak terlepas dari perjuangan sosok tokoh perempuan Kartini. “Sosok Kartini di mata saya adalah wanita  hebat. Kenapa Kartini itu hebat? karena yang dia lawan adalah diri dia sendiri, kekangan tradisi yang mengekang itulah yang membuat dia bangkit dengan sifatnya yang pantang menyerah. Kartini patut dikatakan sosok yang menginspirasi. Kartini juga memiliki sifat yang sangat saya kagumi sederhana dan bersahaja.***

Laporan Deslina, Pekanbaru



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI UNRI | Kuliner | Petuah Ramadhan | Ladies | Interaktif |