Terungkap! Ini Alasan Habib Rizieq Selalu Tunda Pulang ke Indonesia
Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. (JPG)

DIKABARKAN KEMBALI PADA 21 FEBRUARI 2018
Terungkap! Ini Alasan Habib Rizieq Selalu Tunda Pulang ke Indonesia
Selasa, 13 Februari 2018 - 19:00 WIB > Dibaca 754 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pada 21 Februari 2018 nanti, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, kabarnya akan kembali ke Indonesia. Hal itu kini menjadi pembicaraan di media sosial.

Rizieq Shihab sejauh ini sudah hampir satu tahun menetap di Arab Saudi. Jika kabar kepulangan itu benar, para pengikutnya pun dikabarkan siap menyambut kedatangan Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta.

Adapun dia meninggalkan Indonesia sejak resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan chat mesum yang turut melibatkan Firza Husein. Terkait itu, Sekretaris Jendral (Sekjen) FPI, Novel Bamukmin menerangkan bahwa kabar tersebut tidak sepenuhnya benar.

Sebab, hingga saat ini Rizieq Shihab masih mempertimbangkan kembali untuk kepulangannya.

"Masih dipertimbangkan kembali sampai saat ini," katanya kepada JawaPos.com, Selasa (13/2/2018).

Dia pun menganggap sampai saat ini belum ada jaminan terhadap keselamatan Rizieq Shihab jika nantinya memutuskan kembali ke Indonesia. Diakuinya, dirinya mengkhawatirkan percobaan pembunuhan terhadap ulama ini akan terulang lagi.

"Dari segi keamanan tidak ada perlindungan sedikit pun," tuturnya.

Adapun ketidakpastian itu pun muncul lantaran Rizieq Shihab merasa ada diskriminasi di mata hukum. Hal itu terlihat dari keputusan polisi mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) terhadap terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Di sisi lain, dia berharap kepolisian juga bisa memperlakukan Rizieq Shihab seperti Ahok. Menurutnya, Rizieq hanya akan pulang jika penyidik mengeluarkan SP3 terhadap kasus yang menjeratnya.

Ditambahkannya, jika hal itu terlaksana, kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari nanti akan terlaksana. Para jamaahnya juga dipastikan akan memutihkan kawasan Bandara Soekarno-Hatta menyambut kepulangan Rizieq.

"Kalau ada SP3 maka akan ada gerakan 212 (21 Februari) itu terlaksana, untuk jemput Habib Rizieq dan putihkan bandara," tutupnya. (ce1/sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |