Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.

Jalan Lintas Ujung Tanjung Tak Bisa Dibangun Pemkab
Selasa, 13 Februari 2018 - 10:36 WIB > Dibaca 223 kali
 
BAGANSIAPI-API (RIAUPOS.CO)- Akses Jalan Lintas Ujung Tanjung-Bagansiapi-api tidak bisa diperbaiki oleh pemkab Rokan Hilir (Rohil). Hal itu sesuai dengan ketentuan bahwa akses jalan tersebut sudah ditingkatkan statusnya sebagai jalan nasional yang dibangun oleh pusat.

“Jalan Lintas Ujung Tanjung-Bagansiapi-api itu merupakan jalan nasional, sehingga daerah tidak bisa melakukan perbaikan lagi,” kata Bupati Rohil H Suyatno AMp, Senin (12/2) kemarin. Ia menerangkan dengan peningkatan status itu, maka untuk perbaikan walaupun sebatas perbaikan kecil tidak bisa dilakukan.

Kewenangan untuk pembangunan jalan  tersebut sudah diambil alih oleh pusat dengan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap. Adapun jalan yang dibangun dengan sistem rigit sehingga memiliki ketahanan baik mengingat mobilitas kendaraan yang sangat tinggi di jalan lintas itu.

Karena ketentuan yang ada kata bupati, maka untuk pembangunan Lalan Lintas Ujung Tanjung-Bagansiapi-api harus menunggu kebijakan pusat. Sejauh ini sudah ada dibangun rigit di sebagian jalan di Ujung Tanjung namun memang belum begitu panjang, apalagi setelah lewat dari Simpang Tugu Ayam kondisi jalan yang ada banyak rusak.

Terutama semakin mendekati masuk ke kota Bagansiapi-api, mulai dari jalan berlubang, rusak, permukaan yang tak rata atau bergelombang dan lain-lain. Tingginya kerusakan jalan dipengaruhi oleh angkutan berat berupa mobil pengangkut CPO, minyak, sampai truk pembawa ilog.

“Mungkin masyarakat menilai pemkab berbeda melihat kondisi jalan itu, tapi yang jelas bukan berarti kami tak peduli, jalan itu tak bisa disentuh sudah kewenangan pusat,” katanya lagi. 

Ia sendiri mengakui kondisi jalan lintas itu tergolong buruk apalagi dirinya kerap merasakan dan melihat langsung kalau bepergian keluar daerah dan kembali lagi ke Bagansiapi-api.(fad)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |