JR Saragih-Ance Tak Terima Digugurkan, Gugat KPU Sumut
JR Saragih memperlihatkan ijazahnya. (Foto: Metro Siantar)

JR Saragih-Ance Tak Terima Digugurkan, Gugat KPU Sumut
Senin, 12 Februari 2018 - 18:47 WIB > Dibaca 1943 kali
 
MEDAN (RIAUPOS.CO) - Tidak terima dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) alias tidak lolos menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut, JR Saragih dan Ance Selian berencana menggugat KPU Sumut.

Mereka dinyatakan tidak lolos melalui rapat pleno terbuka yang dilaksanakan KPU Sumut, di ballroom hotel Grand Mercure Maha Cipta Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (12/2/2018).

Komisinoner KPU Sumut Benget Silitonga mengatakan, status TMS untuk pasangan JR Saragih-Ance Selian, sesuai dengan surat Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Nomor 1454/1.851.623 Tanggal 22 Januari 2018 pada poin empat menyatakan bahwa Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melegalisir atau mengesahkan ijazah atau STTB SMA Nomor 1 OC Oh 0373795 Tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih.

Rapat pleno penetapan peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur ini, hanya dihadiri oleh pasangan JR Saragih-Ance Selian. Sementara dua pasangan yang ditetapkan sebagai peserta, tidak hadir.

JR Saragih didampingi Ance Selian kepada wartawan usai ditetapkan TMS oleh KPU Sumut mengatakan, terkait ijazah yang disebutkan tidak dilegalisir oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta, sangat tidak beralasan.

“Yang tanda tangan kepala Dinas Pendidikan langsung. Entah siapa pun yang digugat kita lihat. Kita lihat Tuhan masih ada di atas manusia. Orang KPU sama tahun 2015 saya bisa mencalon. Masa pemberitahuan sampai tanggal 20 Januari, sementara surat dari Dinas Pendidikan DKI sudah diserahkan tanggal 19 Januari, tidak ada pemberitahuan. Saya minta kepada Pecinta JR. Kita dua juta Pecinta JR untuk tetap melakukan yang terbaik. Tidak boleh satupun yang ribut. Semua kita solid. Jangan menyalahkan siap-siapa,” katanya, sambil meneteskan air mata.

Namun ketika wartawan bertanya apakah status TMS ini bagian dari aksi pencegalan pencalonannya, JR malah menyuruh wartawan mengartikannya sendiri.

JR Saragih menegaskan, legalisir ijazahnya sah dikeluarkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Surat dikeluarkan Dikjar DKI Jakarta kepada DPD Partai Demokrat Sumut. Namun, pada tanggal 19 Januari 2018 Dikjar DKI Jakarta mengeluarkan surat nomor 5396/1-888.145 yang ditujukan kepada Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Sumut dan ditandatangani Kadis Pendidikan DKI Jakarta.





Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |