Pasangan JR Saragih dan Ance Selian Tak Lolos di Pilkada Sumut
Pasangan JR Saragih (kanan) dan Ance Selian. (Foto: Sumut Pos)

TERGANJAL SYARAT IJAZAH
Pasangan JR Saragih dan Ance Selian Tak Lolos di Pilkada Sumut
Senin, 12 Februari 2018 - 18:27 WIB > Dibaca 638 kali
 
MEDAN (RIAUPOS.CO) - Jika di Riau empat pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur semuanya dinyatakan lolos menjadi calon, tidak demikian halnya dengan di Sumatera Utara. Dari tiga pasangan bakal calon, satu pasangan dinyatakan tidak lolos.

Pasangan Jopinus Ramli Saragih dan Ance Selian (JR Saragih-Ance) dinyatakan tidak lolos verifikasi untuk ikut dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara. Hal itu mengemuka saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara melakukan rapat pleno penetapan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Senin (12/2/2018) siang.

Pasangan ini dinyatakan tidak lolos karena ada syarat yang tidak terpenuhi yakni berkas fotokopi ijazah atau STTB yang dilampirkan JR Saragih.“Sesuai dengan surat Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Nomor 1454/1.851.623 Tanggal 22 Januari 2018 pada poin empat menyatakan, bahwa Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melegalisir atau mengesahkan ijazah atau STTB SMA Nomor 1 OC Oh 0373795 Tahun 1990 atas nama Jopinus Saragih,” ungkap Komisioner KPU Sumut.

Sehingga KPU mengumumkan dua pasangan yang lolos yakni Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (60 kursi) dan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (20 kursi).

Polemik ijazah JR Saragih sebelumnya sudah pernah diproses di Mahkamah Agung atas laporan pengaduan Tumpak Siregar dan Irwansyah Damanik yang merupakan calon Bupati Simalungun periode 2016-2021.

“Sewaktu kita mencalonkan Bupati Simalungun periode kedua, pasangan calon Tumpak Siregar dan Irwansyah melaporkan ijazah saya ke Mahkamah Agung (MA). MA mengeluarkan putusan bahwa ijazah saya tidak ada masalah dan benar dileges oleh lembaga terkait,” ujar JR Saragih di kantor DPD Demokrat Medan, Senin (12/2/2018).

Putusan tersebut tertuang dalam surat Mahkamah Agung Nomor 13/G/Pilkada/2015/PT-TUN-Medan. Memutuskan bahwa sesuai fakta di persidangan bahwa pasangan JR Saragih dan Amran Sinaga pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Simalungun pada tahun 2016, merupakan pasangan calon yang telah ditetapkan oleh KPU Simalungun yang salah satu persyaratannya adalah berpendidikan SMA atau sederajat yang dikeluarkan SMA Swasta Iklas Prasasti dan telah dilegelisasi oleh yang bersangkutan dan suku dinas Dikmen DKI Jakarta Pusat, yang dalam pemilihan Bupati Simalungun dan Wakil Bupati Simalungun Tahun 2015 oleh pasangan calon DR JR Saragih SH MM dan Ir Amran Sinaga MSi juga digunakan ijazah yang sama.(fir/ps/st)

Sumber: Sumut Pos
Editor: Fopin A Sinaga




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |