Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Banyak Bangunan Tak Miliki IMB

Banyak Bangunan Tak Miliki IMB
Senin, 12 Februari 2018 - 10:27 WIB > Dibaca 377 kali
 
Pak Bupati Kepulauan Meranti, bangunan tidak memiliki IMB di Kota Selatpanjangpanjang semakin menjamur saja. Di tiap bangunan tidak ada terdapat sama sekali plang IMB. Kenapa dibiarkan pak.

WA: 0823873XXX

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 50 bangunan baru yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangun (IMB) terdapat di Kota Selatpanjang. Hal tersebut disampaikan Kasatpol PP Meranti Joko Surianto S SH.

Data tersebut disampaikannya pasca digelar razia oleh pihaknya bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) dan

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah.

Razia itu dilakukan guna menegakkan Perda perihal perizinan."Razia tujuannya mengingkatkan kepada pelaku usaha maupun bangunan umum yang belum memiliki IMB. Selain itu untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),"kata Joko Surianto.

Sebetulnya, kata Surianto, tujuan meningkatkan PAD bukanlah wewenang instansi yang dipimpinnya. Ini mengingat pihak terkait tidak melakukan gerakan dalam hal tersebut. Giat yang dilakukannya itu,  bukan hanya sekadar melihat IMB tetapi dokumen yang berkaitan dengan usaha seperti SIUP dan lainnya.

Dari data yang didapatnya di lapangan, alasan pelaku usaha tidak memiliki IMB bukan karena tidak mengurus melainkan birokrasi  pengurusan tersebut dinilai tidak serius. "Pemilik bangunan, rata-rata memang sudah mengurus dokumen khususnya IMB, tetapi dalam pengurusan tersebut sangat sulit bahkan menunggu hingga enam bulan,"sebutnya lagi.

Ia mengimbau kepada pihak terkait seperti DPMPTSPTK punya target dalam menyelesaikan dokumen yang diurus pelaku usaha. Sementara dari data yang diimpun Riau Pos dari DPMPTSPTK, dari ribuan bangunan berupa tempat tinggal dan ruko hanya 747 unit saja yang telah memiliki IMB.(cr1)





Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |