Saat Suasana Hening, Seorang Pria Teriak Lalu Maju Ayunkan Samurai
Suasana di depan Gereja Katolik Santa Lidwina usai mendapat serangan dari seorang pria, Minggu (11/2/2018). (Foto: Pojoksatu)

PENYERANGAN KE GEREJA KATOLIK DI JOGJAKARTA
Saat Suasana Hening, Seorang Pria Teriak Lalu Maju Ayunkan Samurai
Senin, 12 Februari 2018 - 00:03 WIB > Dibaca 1374 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penyerangan seorang pria bernama Suliyono ke Gereja Katolik Santa Lidwina, Sleman Jogjakarta Minggu (11/2/2018) terjadi di saat suasana hening ibadah pagi.

Bagaimana peristiwa itu terjadi dikisahkan Ketua Gereja Katolik Santa Lidwina, Bedog, Sukatno. Dia menceritakan, gereja sedang melaksanakan ibadah perayaan Ekaristi sekitar pukul 07.30 WIB. Romo Prier sedang memimpin doa ratusan jemaat yang hadir.  “Waktu itu suasana hening. Semua khusuk berserah diri dalam doa,” katanya.

Saat suasana hening itulah ada seorang pria berteriak takbir sambil masuk ke dalam gereja.  Diamasuk sambil mengacungkan samurai panjang. “Dia teriak-teriak seperti itu (Allahu Akbar),” bebernya.

Suasana jadi mencekam saat Suliyono menuju mimbar dan mengayunkan samurainya. Akibatnya, Budijono (44), warga warga asal Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman tersungkur dan mengalami luka bacokan di bagian kepala belakang dan lehernya. Usai menyasar Budijono, dia pun menghampiri Romo Prier dan kembali mengayunkan samurainya yang mengenai kepala Romo Prier.

Seorang anggota polisi lantas mendatangi pelaku. Karena tak membawa senjata lengkap, ia kemudian memanggil petugas lain. Sementara menanti bantuan datang, jemaat berinisiatif menutup seluruh pintu gedung gereja untuk menghindari kaburnya pelaku.

Danang Jaya (60), salah satu jemaat gereja melihat langsung peristiwa itu mengatakan, Aiptu Munir dari Polsek Gamping dengan membawa senjata api kemudian mendekati Suliyono. Saat itu, Munir berusaha melakukan negosiasi untuk pelaku menyerahkan diri.

“Saya masuk gereja, lihat di atas mimbar seorang pria bawa pedang tanpa berkata-kata membabati patung lilin,” “Ternyata sebelum saya ke sini sudah ada beberapa korban yang kena,” bebernya.





Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |