Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.

Utang Pihak Ketiga Dibayarkan setelah Penjabaran APBD Selesai
Sabtu, 10 Februari 2018 - 10:04 WIB > Dibaca 310 kali
 
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis segera membayarkan utang kepada pihak ketiga sebesar Rp391 miliar jika penjabaran terhadap APBD 2018 selesai dilakukan dan saat ini proses sedang berjalan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  Bengkalis Bustami mengakui, bahwa langkah-langkah penjabaran terhadap proses tunda bayar utang pihak ketiga pada APBD tahun 2018 sedang berjalan dan rekonsiliasi dengan OPD sudah selesai dilakukan.

"Prosesnya sedang berjalan yakni mengubah perbup terhadap tunda bayar kepada pihak ketiga," ujar Bustami,  Rabu (6/2).

Selain itu Pemkab Bengkalis juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Di antaranya, Inspektorat, BPKAD Provinsi, Mendagri, agar dalam melakukan penjabaran ini tidak ada aturan yang dilanggar.

"Apabila tidak ada persoalan terhadap aturan yang dilanggar dalam proses ini, akan kami laporkan secepatnya kepada Bupati," kata Bustami. Mengenai kapan waktu pembayaran, Bustami belum bisa memastikan, semuanya tergantung anggaran yang ada.

"Kalau anggaran tersebut ditransfer pemerintah pusat pada akhir Februari, pasti akan kami bayarkan langsung dan tidak ada alasan untuk menundanya," jelasnya lagi.

Ditambahkan juga untuk pembiayaan anggaran rutin saat ini sedang berjalan untuk seluruh OPD yang ada, dan setelah proses ini dilakukan, maka penjabaran terhadap APBD untuk utang pihak ketiga baru bisa dilakukan.

"Ada sekitar Rp391 miliar yang akan dibayarkan untuk utang terhadap pihak ketiga, sumber pendanaan tetap dari dana bagi hasil (DBH)," kata Bustami lagi.(evi)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |