Usulkan Tiga Program Senilai Rp1,2 Miliar
Rabu, 07 Februari 2018 - 11:23 WIB > Dibaca 273 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Karena belum terealisasi, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail kembali mengajukan tiga program dengan keperluan anggaran Rp1,2 miliar. Usulan itu merupakan program prioritas yang disampaikan masyarakat dalam musrenbang setiap tahunnya.

Tiga usulan program itu, pembangunan lanjutan parit besar anak Sungai Sail ke Sungai Sail dengan anggaran Rp800 juta, pelebaran dan pendalaman parit jalan Hang Jebat sisi RW 04 dengan anggaran Rp375 juta dan pembangunan box culvert sebesar Rp27 juta

Lurah Sukamaju Mahdawi  mengatakan, jumlah usulan yang menjadi prioritas di kelurahannya masih sama dengan tahun sebelumnya, namun yang menjadi prioritas utama itu merupakan pembanguan lanjutan parit besar anak Suangai Sail.

Pihaknya dan masyarakat setempat menilai pembanguan tersebut sangat diperlukan, karena ketika memasuki musim hujan, masyarakat yang bermukim di derah tersebut kerap terkena banjir akibat luapan air anak Sungai Sail tersebut.

"Musrenbang memang belum, tapi yang menjadi prioritas usulan tetap yang tiga itu,” ungkapannya
Diceritakannya, tiga usulan prioritas ini merupakan usulan menahun, bahkan usulan ini sudah diusulkan pejabat lurah sebelum dirinya menjabat, namun sampai saat ini usulan-usulan prioritas itu tak kunjung terealisasi.

“Lurah sebelum saya usulan prioritasnya juga ini, karena memang dibutuhkan masyarakat, sayangnya belum terealisasi, usulan ini akan diusulkan terus  karena data ini sudah ada di Bappeda,”tutupnya.

Pembangunan Jalan Dominasi
 Musrenbang  tingkat kelurahan 2018 ini sudah dimulai di Kelurahan Bencahlesung, Kecamatan Tenayan Raya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, usulan pembangunan jalan lingkungan masih mendominasi dalam musrenbang tersebut.

Di Kelurahan Bencahlesung sekitar 90 persen masyarakat mengusulkan pembangunan jalan yang selama ini belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Pekanbaru, sehingga jalan-jalan yang ada di wilaya kelurahan tersebut masih berupa jalan tanah yang harus dilewati masyarakat setiap harinya.

“Ada juga usulan lain seperti penerangan jalan, dan beberapa usulan lainnya, tapi paling banyak memang jalan, karena jalan di kelurahan kita ini masih banyak jalan tanah,” ujar Lurah Bencahlesung M Zakir, Selasa (6/2)
Usulan pembangunan jalan tersebut, lanjutnya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat yang menilai dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur jalan di kawasan tersebut akan berdampak ke peningkatan perekonomian.

“Di kelurahan ini masyarakatnya pengrajin batu bata, jadi untuk membawa batu bata perlu jalan yang lancar la. Di sini jalan tanah, jadi susah masyarakat memasarkan hasilnya, makanya kami mengusulkan pembangunan jalan,” ungkapnya.(*1)



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |