Bangga Kenakan Kain Tradisional
Rr Dyan Ayu Wulan Handari. (FOTO KOLEKSI PRIBADI)

Bangga Kenakan Kain Tradisional
Jumat, 02 Februari 2018 - 12:00 WIB > Dibaca 4191 kali
 
RIAUPOS.CO-Bagi generasi milenial, sesuatu yang berbau tradisional dinilai ketinggalan zaman. Termasuk kain. Seperti batik, tenun dan kain tradisional lainnya. Kain dengan print terkini menjadi pilihan mereka. Padahal, jika mau mengenal lebih dekat, kain tradisional jauh lebih berkelas, elegan dan berkualitas, dibanding kain pabrikan yang banyak di produksi saat ini.

Sebut saja batik. Motifnya berbeda-beda di setiap daerah. Ada histori tersendiri di balik motif dan gambar pada setiap batik. Proses pembuatannya yang rumit juga membuat batik dan kain tradisional harus terus dilestarikan sebagai salah satu kekayaan bangsa.

Perkembangan kain tradisional kini juga terbilang cukup pesat. Model dan desainnya mengikuti hal-hal baru tanpa mengurangi etnik dan kesan klasik dari si kain. Karena itu pula, Rr Dyan Ayu Wulan Handari yang akrab disapa Dyan Ayu ini, mengaku bangga mengenakan kain tradisional ini.

Wanita berhijab ini biasa memadukan kain batik dengan hijab outfit-nya. Jangan bilang ketinggalan zaman, tampilan Dyan justru kelihatan berkelas dan anggun. Ini terlihat jelas saat dia memadukan kain batik dengan setelan baju untuk dikenakan di acara formal. “Kain tradisional memiliki banyak jenis dan corak yang indah. Jika dipadukan dengan outif yang tepat, tentunya akan membuat tampilan kita menjadi elegan,” ujarnya.

Selain mengenakan kain seperti selendang, dia juga menyulap kain tradisional menjadi busana dengan desain kekinian. Dia biasa menyesuaikan dengan momen. Jika momen semi formal, dia lebih suka mengenakan atasan dengan bahan kain tradisional dengan potongan oversize ataupun potongan yang tengah trend saat ini.

Hasilnya, tampilan hijab Dyan terlihat semakin menawan dan sangat anggun. Simpel namun memberi kesan yang mewah. Terlebih muslimah satu ini juga pintar dalam memadupadankan busana hijabnya dengan nuansa kain tradisional. “Karena kain tradisional sudah full motif, akan lebih indah jika disandingkan dengan atasan atau bawahan yang polos saja. Misalnya jika mengenakan baju batik, bawahannya cukup celana polos saja. Begitu pula sebaliknya,” sambungnya.

Untuk momen spesial seperti menghadiri acara pernikahan dan penting lainnya, kain tradisional sangat layak untuk Ladies kenakan. Jangan takut ketinggalan zaman. Karena menurut Dyan saat ini banyak kok yang menjual pakaian jadi dengan bahan dasar kain tradisional yang desainnya sudah sangat up to date.

Dengan perpaduan hijab yang tepat, busana dengan bahan dasar kain tradisional akan membuat tampilanmu extraordinary. Penggunaan aksesoris berbau etnik juga bisa kamu kenakan agar menambah kesan tradisional. “Bangga sekali bisa ikut melestarikan kain tradisional di kalangan para perempuan. Karena kalau bukan kita yang bangga mengenakan karya sendiri, siapa lagi?," lanjutnya.

Seperti yang dikatakan Dyan diatas, hijabers harus memperhatikan perpaduan warna dan motif jika ingin mengenakan kain tradisional ini. Jika bajumu sudah full motif, pastikan hijab dan rok atau celananya berbahan polos agar jauh dari kesan too much atau berlebihan.

Agar final look semakin memukai, jangan lupa kenakan high heels dan clucth simple yang mampu menunjang penampilanmu Ladies.(fed)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |