Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Urus Akta Kematian
Ilustrasi. (RIAU POS)

Urus Akta Kematian
Rabu, 31 Januari 2018 - 12:38 WIB > Dibaca 392 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Terlebih dahulu saya mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu yang mengirimkan pertanyaan di media ini yang ditujukan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru. Untuk akta kematian sangat perlu diurus oleh ahli warisnya.

"Dokumen akta kematian memiliki fungsi yang sangat penting bagi ahli warisnya. Apalagi yang meninggal dunia tersebut memiliki harta di salah satu bank, pihak bank akan menanyakan akta kematian," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru Baharuddin kepada Riau Pos, Selasa (30/1).

Untuk pengurusan akta kematian tersebut, minta surat keterangan kematian jikalau meninggal dunia di rumah sakit atau minta surat keterangan kematian kepada RT setempat. Selanjutnya meminta surat pengantar ke kantor lurah dengan melampirkan KTP, KK dan surat nikah.

Bila persyaratan itu sudah lengkap silakan bawa ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru. "Selama 14 hari kerja nanti akan kita keluarkan akta kematian," tuturnya. Ia mengaku bahwa masih kurang kesadaran ahli waris mengurus akta kematian tersebut karena dianggap tidak penting.

Begitu juga perihal daftar pemilihan kepala daerah nama yang meninggal dunia masih tertera, itu disebabkan tidak diurusnya akta kematian. Oleh sebab itu ia mengimbau kepada ahli waris untuk tidak abai, urus secepatnya akta kematian sehingga pada saat diperlukan akta kematian sudah ada.(ali)       



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |