39 Pasien Berhasil Dioperasi Bibir Sumbing
FOTO BERSAMA: Dari kiri orangtua pasien, Ketua Panitia Dirmanto, Ketua Harian IKPTB Randy Tan, Wawako Batam Amsakar Achmad, Konjen Singapura Batam Gavin Chay foto bersama dengan pasien bibir sumbing saat acara penutupan baksos di Vista Hotel Batam, Sabtu (27/1/2018).(HUMAS IKPTB FOR RIAU POS)

39 Pasien Berhasil Dioperasi Bibir Sumbing
Selasa, 30 Januari 2018 - 14:25 WIB > Dibaca 369 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekitar 39 pasien dari 73 pasien yang mendaftar dalam mengikuti bakti sosial (bakso) Rising 50 Kepri-Singapura di Rumah Sakit Awal Bros Batam berhasil dioperasi dan bisa kembali ke daerah asalnya.

Hal ini disampaikan Ketua Harian Ikatan Keluarga Persaudaraan Tionghoa Bengkalis (IKPTB) Dirmanto.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad hadir saat penutupan baksos di Vista Hotel Batam, Sabtu (27/1).

Bakti sosial operasi bibir sumbing (labioplasty) dan langit-langit terbelah (palatoplasty) tersebut diadakan di Batam dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura.

Acara ini diadakan oleh Konjen Singapura di Batam yang bekerja sama dengan Smile Asia, Dinas Kesehatan Propinsi Kepri, Dinas Kesehatan Kota Batam, PERAPI (Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika Indonesia), PSMTI Batam, IKPTB Pekanbaru, Rumah Sakit Awal Bros dan Kodim Batam.

Dirmanto menyampaikan, acara baksos ini awalnya diadakan pada Mei 2017, sudah terdaftar sekitar 110 pasien, namun acara tersebut tertunda beberapa kali hingga bisa terlaksana pada Januari 2018 dengan total pasien yang mendaftar sebanyak 73 pasien, karena beberapa pasien telah dioperasi, ada yang meninggal dunia dan beberapa lagi tidak bisa dihubungi.

Dari 73 pasien yang terdaftar setelah diadakan screening pada 23-24 Januari beberapa pasien tidak bisa dioperasi karena tidak memenuhi persyaratan medis, diantaranya berat badan, kondisi phisik, kondisi kesehatan dan lain sebagainya, hingga acara penutupan baksos hanya 39 pasien yang berhasil dioperasi dan beberapa lagi masih menjalani pemulihan.

Semua biaya transport dan akomodasi disiapkan oleh Panitia, semua pasien diinapkan di Asrama Batam.

Menurut Ketua Panitia Randy Tan, acara baksos ini didukung oleh relawan yang berasal dari Singapura, Malaysia, Australia, Amerika, Jepang, Philipina, India dan Indonesia.

Pada acara penutupan tersebut Randy Tan menyampaikan, baksos seperti ini bisa diadakan setiap tahun jika memang diperlukan dan pihaknya siap untuk mendukungnya.

Konjen Singapura Mr Gavin Chay mengatakan, acara baksos ini menandakan kesuksesan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura. Kegiatan ini merupakan yang ke-4 kalinya. Dari tiga kali kegiatan sebelumnya telah berhasil dioperasi sekitar lebih dari 350-an pasien bibir sumbing dan langit-langit terbelah.(kom)



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |