Kenali Lebih Dekat Penyakit Cacar Air
dr Wendy Yolanda R

Apakah Akan Terkena Satu Kali Seumur Hidup?
Kenali Lebih Dekat Penyakit Cacar Air
Minggu, 28 Januari 2018 - 10:41 WIB > Dibaca 7518 kali
 
(RIAUPOS.CO) - PENYAKIT cacar air atau disebut varicella dalam bahasa latin adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus varicella zoster ditandai oleh adanya erupsi yang khas pada kulit. Penyakit ini merupakan penyakit infeksi virus akut dan cepat menular.

Penyakit ini merupakan hasil infeksi primer pada penderita yang rentan. Di Indonesia penyakit ini dikenal dengan istilah cacar air, sedangkan di luar negeri terkenal dengan nama chicken-pox.

"Penyakit cacar air ini disebabkan virus varicella zoster, termasuk famili herpes virus," ujar Dokter Umum Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru dr Wendy Yolanda R, Kamis (25/1).

Penularan dan Epidemiologi

Virus varicella zoster penyebab penyakit cacar air ini berpindah dari satu orang ke orang lain melalui percikan ludah yang berasal dari batuk atau bersin penderita dan diterbangkan melalui udara atau kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi. Virus varicella masuk ke tubuh manusia melalui paru-paru dan tersebar ke bagian tubuh melalui kelenjar getah bening.

Virus varicella zoster juga menginfeksi sel satelit di sekitar neuron pada ganglion akar dorsal sumsum tulang belakang. Dari sini virus bisa kembali lagi dan menimbulkan gejala dalam bentuk penyakit herpes zoster.

Benjolan akan timbul menyebar di seluruh bagian tubuh, tidak terkecuali pada muka, kulit kepala, mulut bagian dalam, mata, termasuk bagian tubuh yang paling intim. Namun dalam waktu kurang dari sepekan, lesi tersebut akan mengering dan bersamaan dengan itu terasa gatal. Varicella pada umumnya menyerang anak-anak, di negara-negara yang memiliki empat musim, 90 persen kasus varicella terjadi sebelum usia 15 tahun.

Varicella tersebar kosmopolit (di seluruh dunia) dapat mengenai semua golongan umur, termasuk neonatus (bayi-varicella kongenital). Tersering menyerang terutama anak-anak, tetapi dapat juga menyerang orang dewasa. Bila terjadi pada orang dewasa, umumnya gejala konstitusi lebih berat. Transmisi penyakit ini berlangsung secara aerogen (melewati udara). Varicella sangat mudah menular terutama melalui kontak  langsung, droplet (batuk) atau aerosol dari lesi (luka/bintik) vesikuler di kulit ataupun melalui saluran nafas, dan jarang melalui kontak tidak langsung. Masa penularannya, penderita dapat menularkan penyakit selama 24 jam-48 jam sebelum lesi kulit timbul sampai semua lesi timbul krusta/keropeng, biasanya kurang lebih 6-7 hari dihitung dari timbulnya gejala erupsi di kulit.

 Penyakit ini cepat sekali menular pada orang-orang di lingkungan penderita. Seumur hidup seseorang hanya satu kali menderita varicella. Serangan kedua mungkin berupa penyebaran ke kulit pada herpes zoster.





Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |