Laju Deforestasi Ancam Vegetasi
ABRASI: Warga Inhil melihat abrasi akibat ancaman deforestasi yang semakin mengkhawatirkan. (FOTO : dok Riau Pos/RPO)

Laju Deforestasi Ancam Vegetasi
Minggu, 21 Januari 2018 - 12:25 WIB > Dibaca 751 kali
 
Empat Sungai di Riau semakin terhimpit di tengah laju deforestasi. Kondisi ini membuat keseimbangan ekologis terganggu, khususnya vegetasi dan boiota di sungai yang terancam mengalami kepunahan.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -  LAJU deforestasi semakin tak terbendung. Alih  fungsi lahan dan pemanfaatan kawasan yang tidak bersahabat dengan lingkungan dapat mengancam keseimbangan ekologis. Cerminan yang paling dekat adalah kondisi Sungai di Riau yang semakin memprihatinkan.

Salah satu indikatornya adalah hutan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) yang terancam gundul. Untuk itu menekan laju forestasi masih menjadi perhatian serius dalam menjaga permasalahan ekologis. Salah satu dampak yang dapat dirasakan adalah banjir yang kerap menyerang saat memasuki musim penghujan dan kekeringan saat musim kemarau menghampiri.

   Pemerhati Lingkungan Tengku Ariful menilai, ancaman ekologis yang terlihat diawali dengan sub DAS. Saat hutan sub DAS sudah gundul, dampak ekologis akan menghampir secara nyata. Ini terlihat pada empat sungai terancam, Kampar, Indragiri, Rokan dan Siak yang semakin terhimpit di tengah laju deforestasi.

"Dari Hulu hingga Hilir dipastikan kawasan penyangga sangat tidak memadai. Sebagai akibatnya, karena daerah tangkapan air terganggung, maka daya tampung dan daya dukung juga akan semakin berkurang," tuturnya saat berbincang dengan Riau Pos, akhir pekan lalu.

Deforestasi adalah proses penghilangan hutan alam dengan cara penebangan untuk diambil kayunya atau mengubah peruntukan lahan hutan menjadi non-hutan. Bisa juga disebabkan oleh kebakaran hutan baik yang disengaja atau terjadi secara alami. Deforestasi tidak hanya berimbas pada terganggung ekosistem. Tetapi juga mengancam kehidupan umat manusia dan spesies makhluk hidup lainnya. Sumbangan terbesar dari perubahan iklim yang terjadi saat ini diakibatkan oleh deforestasi.

Dengan kondisi ini, daya tampung sungai dalam menerima beban air saat musim hujan menjadi berkurang. Selain itu partikel yang tercuci dari humus akan mengendap di muara sungai. Hal tersebut  secara tidak langsung menyebabkan daya tampung berkurang.



Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |