Nilai UN-USBN Tak Digunakan di SNMPTN
Mohamad Nasir

Nilai UN-USBN Tak Digunakan di SNMPTN
Sabtu, 13 Januari 2018 - 11:27 WIB > Dibaca 389 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO)– Panitia seleksi nasio­nal masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) memastikan kalau nilai dua ujian akhir untuk SMA sederajat tidak akan digunakan. Meskipun begitu, rektor tetap diperbolehkan menggunakan nilai ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dan ujian nasional (UN) untuk seleksi mandiri.

Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2018 Ravik Karsidi menjelaskan, keputusan itu diambil setelah adanya komunikasi antara Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dengan jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kedua pihak sepakat bahwa antara nilai USBN dan UN dengan SNMPTN tidak saling tergantung.

“Artinya, USBN dan ujian nasional ini tidak dikaitkan dengan seleksi penerimaan mahasiswa baru," jelasnya dalam peluncuran SNMPTN 2018 di Jakarta, Jumat (12/1). Peluncuran seleksi nilai rapor dan prestasi akademik lainnya itu digelar bersamaan dengan launching SBMPTN. SBMPTN merupakan seleksi masuk kampus negeri berdasarkan tes.

Menyangkut seleksi mandiri, menjadi kewenangan masing-masing kampus dengan kuota maksimal 30 persen dari daya tampung. Sementara kuota SNMPTN dan SBMPTN masing-masing minimal 30 persen. Tahun ini SNMPTN dan USBN diikuti 85 PTN. Daya tampung mahasiswa baru 2018 sama dengan 2017. Tahun lalu sebanyak 101.906 pelamar lulus SNMPTN dan 148.066 pelamar lulus SBMPTN.



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |