Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Ini Pungutan Parkir atau Pungli

Ini Pungutan Parkir atau Pungli
Sabtu, 13 Januari 2018 - 10:32 WIB > Dibaca 348 kali
 
Pak Kadishub, bagaimana dengan parkir di Dumai? Apakah pungutan selama ini masuk ke PAD atau tidak?

WA : +6281275816XXX

DUMAI (RIAUPOS.CO) - Terkait dengan pertanyaan masyarakat mengenai pungutan parkir di badan jalan di Kota Dumai, Dinas Perhubungan Kota Dumai memastikan pungutan pakrir yang ada saat ini tidak resmi alias  pungutan liar yang tidak masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai.

Pasalnya hingga saat ini, Dishub Kota Dumai belum melakukan pemungutan dan menunjuk pengelola parkir. Kadishub Kota Dumai Asnar mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan kembali mengatur bagaimana pungutan parkir bisa masuk PAD.

“Memang ada kendala, kemarin banyak pengelola yang menolak dengan aturan yang ada,” sebutnya.

Asnar bahkan menyebutkan alasan pihak pengelola menolak karena hasil survei potensi parkir yang ditetapkan terlalu tinggi. “Ini yang kami sedang bahas,” sebutnya.

Ia mengatakan untuk masalah parkir nantinya akan di tangani oleh UPT tersendiri. “Kami akan buat Perwakonya,” tuturnya.

Pihaknya berharap tahun ini, retrebusi parkir di badan Jalan bisa masuk dalam PAD Kota Dumai. “Diakui banyak potensi yang hilang, tapi kami optimis tahun ini retrebusi bisa dipungut,” tuturnya.

Sekali lagi, ia menyebutkan pungutan parkir yang ada di pinggir jalan saat ini tidak resmi. “Jadi jika masyarakat keberatan, jangan dibayar,” tutupnya.(hsb)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |