Kata DPR, Ongkos Naik Haji Tak Perlu Bertambah, Ini Alasannya
Ilustrasi. (JPG)

SAUDI TERAPKAN PPN 5 PERSEN
Kata DPR, Ongkos Naik Haji Tak Perlu Bertambah, Ini Alasannya
Jumat, 12 Januari 2018 - 17:05 WIB > Dibaca 4641 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kenaikan Ongkos Naik Haji (ONH) 2018 diperkirakan akan terjadi menyusul adanya pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 5 persen oleh Kerajaan Arab Saudi.

Meski belum pasti seratus persen, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin sudah mengindikasikan naiknya ONH. Namun, rencana itu mendapat kritikan dari DPR.

Menurut Anggota Komisi VIII DPR, Choirul Muna, pemerintah kurang mengantisipasi ihwal kenaikan PPN yang diberlakukan Saudi. Padahal, pemberlakuan PPN oleh pemerintahan Saudi sebenarnya sudah digulirkan.

Tepatnya, saat tren harga minyak dunia terus menurun dalam lima tahun terakhir.

"Kenaikan ONH 2018 ini justru memperlihatkan respons reaksioner ketimbang strategis," katanya sebagaimana dilansir RMOl.co (Jawa Pos Grup), Jumat (12/1/2018).

Kondisi fiskal dalam negeri yang membutuhkan keseimbangan saat tren turunnya harga minyak mentah dunia, imbuhnya, menjadi latar belakang wacana pemberlakuan PPn.

"Apalagi IMF juga memberikan masukan yang menjadi acuan Arab Saudi," tuturnya.

Adapun pemerintah Arab Saudi, melalui Dr. Saad Alshahrani, Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA, (Lembaga otoritas moneter Arab Saudi), memberi ancang-ancang akan diberlakukannya kebijakan VAT dalam kurun 18-24 bulan sejak pertengahan 2016.



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |