Ngeri! Bunuh 10 Orang Rohingya, Ini Pengakuan Militer Myanmar
Ilustrasi. (JPG)

SELAMA OPERASI DI RAKHINE
Ngeri! Bunuh 10 Orang Rohingya, Ini Pengakuan Militer Myanmar
Kamis, 11 Januari 2018 - 20:15 WIB > Dibaca 2892 kali
 
NAYPYIDAW (RIAUPOS.CO) - Serangan gerilya yang dilakukan etnis Rohingya pada awal September tahun lalu membuat tentara Myanmar melakukan upaya pertahanan. Akibatnya, 10 orang warga Rohingya tewas dalam pertempuran itu.

Hal itu sebagaimana diakui oleh militer Myanmar. Bahkan, penduduk desa Budha juga memaksa orang-orang yang mereka tangkap untuk masuk ke kuburan yang telah mereka gali.

"Penduduk desa dan anggota pasukan keamanan telah mengakui bahwa mereka melakukan pembunuhan," ucap militer Myanmar dalam sebuah pernyataan pada Rabu, (10/1/2018).

Itu menjadi pengakuan kesalahan yang dilakukan oleh militer Myanmar selama operasi di negara bagian Rakhine. Sebelumnya, Pemerintah Myanmar dan militer Myanmar selalu menolak tudingan bahwa mereka melakukan kekerasan dan pembunuhan terhadap orang-orang Rohingya.

Akan tetapi, kini mereka mengakuinya walau jumlah yang diakui hanya sedikit. Tentara Myanmar melancarkan serangan balasan di bagian utara negeri itu sebagai tanggapan atas serangan militan Rohingya pada 25 Agustus.

Adapun serangan itu memicu lebih dari 650.000 Rohingya terpaksa melarikan diri dari wilayah tersebut. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengutuk serangan tentara Myanmar tersebut sebagai operasi pemusnahan etnis.



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |