Minta Anies Pecat Mantan Pimpinan KPK, OC Kaligis Kirim Surat dari Penjara

KARENA STATUS TERSANGKA
Minta Anies Pecat Mantan Pimpinan KPK, OC Kaligis Kirim Surat dari Penjara
Kamis, 11 Januari 2018 - 17:50 WIB > Dibaca 3344 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebuah surat dari pengacara senior OC Kaligis kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba-tiba viral di media sosial.

Di dalam surat itu, Kaligis meminta agar Ketua Komite Pencegahan Korupsi (KPK) DKI Jakarta Bambang Widjojanto (BW) diberhentikan karena status tersangka yang bersangkutan dalam kasus beberapa waktu yang lalu.

Kaligis yang saat ini mendekam di tahanan itu menilai, status tersangka BW ada sejak dugaan rekayasa keterangan palsu di sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010.

"Dalam rangka menciptakan clean government, hendaknya para birokrat yang diangkat punya latar belakang yang bersih pidana, demi terciptanya penegakan hukum yang bersih dan bebas pidana," katanya dalam surat yang diterima JawaPos.com, Kamis (11/1/2018).

Status tersangka itu, imbuhnya, yang telah membuat BW diberhentikan sebagai Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terlebih, banyak catatan penyalahgunaan wewenang yang terjadi selama masa jabatannya selaku komisioner KPK.

JawaPos.com sejauh ini masih mencoba mengonfirmasi Anies Baswedan terkait surat tersebut. Tak hanya Anies, JawaPos.com juga mencoba mengonfirmasi BW yang diminta agar diberhentikan karena tersandung kasus korupsi.

Inilah isi lengkap surat O.C Kaligis kepada Anies:


1. Bahwa tersangka BW sampai hari ini masih berstatus tersangka dugaan merekayasa pemberian keterangan palsu di dalam perkara sekitar tahun 2010 walaupun perkaranya telah dideponeer. Semua ahli hukum akan sependapat dengan saya, bahwa deponeer tidak menghilangkan status tersangka Bambang Widjojanto sampai akhir hayatnya.

2. Atas dasar status tersangka tersebut, BW diberhentikan sebagai Komisioner KPK. Apalagi banyak catatan penyalahgunaan wewenang yang terjadi selama masa jabatannya selaku Komisioner KPK, termasuk temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengenai penggunaan uang KPK yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pemberhentiannya sebagai tersangka dugaan tindak pidana tidak pernah digugat oleh BW dan dia sendiri tidak pernah menggugat KPK yang telah memberhentikannya sebagai komisioner.



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |