Belum Setahun, Jalan XIII Koto Rusak di Enam Titik
RUSAK: Satu dari enam titik kerusakan di Jalan Lintas Batu Bersurat-Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar. Jalan ini baru dibangun pada 2016 dan 2017, Rabu (10/1/2018), HENDRAWAN/ RIAU POS

Jalan Lintas Batu Bersurat-Muara Takus
Belum Setahun, Jalan XIII Koto Rusak di Enam Titik
Kamis, 11 Januari 2018 - 12:30 WIB > Dibaca 408 kali
 
Bangkinang (RIAUPOS.CO) - Baru selesai dikerjakan pada akhir 2016 dan November 2017 tahap kedua, Jalan Lintas Batu Bersurat-Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar sudah rusak. Tidak tanggung-tanggung, ada enam titik kerusakan yang hingga saat ini belum diperbaiki. Kegembiraan masyarakat XIII Koto Kampar ketika jalan perkampungan mereka mulus, harus berakhir dalam waktu singkat.

Elu-eluan warga desa terhadap pembangunan infrastruktur jalan berubah jadi kecaman. Pasalnya, jalan tersebut bisa dikatakan masih seumur jagung. Hal itu juga disampaikan tokoh pemuda setempat Taufik Hidayat (36) yang membenarkan jalan yang baru saja selesai dibangun ini. Maka tidak heran, menurut Taufik, warga menjadi bertanya-tanya. Mengapa jalan begitu cepat rusak.

"Ini aneh, jalan ini rasanya baru selesai sekitar November 2017, kenapa sudah rusak lagi. Baru sebentar kami menikmati, sekarang sudah rusak lagi. Lihatlah, beberapa tempat itu sekarang tinggal sebelah jalan yang digunakan. Kalau padat, harus antre yang lewat," sebut Taufik.

Taufik mencurigai ada yang tidak beres dengan konstruksi pembangunan jalan tersebut. Namun, dirinya enggan menilai lebih jauh karena merasa bukan ahli bidang konstruksi jalan.  Pemuda XIII Koto Kampar lainnya, Syawal (28), tidak hanya menuding ada permasalahan pada kualitas Jalan. Dirinya juga menyebutkan, aktivitas galian C yang melewati jalan tersebut tiap hari juga jadi penyebabnya.

"Kami minta kepada Camat XIII Koto, tolong dikawal juga aktivitas galian C. Karena penganggaran untuk perbaikan jalan itu perlu waktu lama," terang mantan aktivis mahasiswa ini. 

Adapun enam titik kerusakan di sepanjang ruas jalan lintas Batu Bersurat-Muara Takus itu, dua titik di Koto Tuo, dua titik berada di perbatasan Koto Tuo-Muara Takus, Desa Binamang, di Kelurahan Batu Bersurat tidak jauh dari gerbang menuju Candi Muara Takus.

Titik kerusakan terparah berada di lokasi perbatasan Koto Tuo dan Desa Muara Takus. Kerusakan di sini sudah terjadi sejak dua pekan lalu dan sudah pula dipasang garis polisi, karena sangat membahayakan. Pasalnya, sebagian jalan dari arah dalam Muara Takus amblas cukup dalam. Setiap kendaraan yang akan melewati jalan ini harus antre di salah satu sisi jalan.

Terpisah, Camat XIII Koto Kampar Amiruddin menjelaskan, pihaknya sudah menerima aduan dari masyarakat. Amiruddin menyebutkan, dirinya sudah melaporkan kerusakan tersebut kepada Dinas PU Riau, karena kewenangan pemeliharaan ada di provinsi. Dirinya meminta warga bersabar, karena saat ini perbaikan jalan tersebut sedang dalam proses di dinas terkait di Pemerintah Provinsi Riau.

"Saya sudah sampaikan ke Dinas PU provinsi. Mereka sekarang menunggu SPT diturunkan, setelah itu baru nanti tim dari sana turun untuk melakukan survei kerusakan. Kami juga sudah laporkan kerusakan ini ke kabupaten, kami harapkan kedua lembaga berkoordinasi dan ada kerja sama terkait perbaikan. Yang jelas, kami dari kecamatan akan melakukan pengawalan dan sudah ada gambaran jalan itu akan segera diperbaiki," kata Camat.(end)






Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |