Bakal Kembalikan Julukan Rohul
TANDA JASA: Wabup Rohul H Sukiman menyematkan tanda jasa dan tanda kehormatan dari Presiden RI, kepada pegawai Kemenag Rohul saat menghadiri peringatan Hari Amal Bhakti tingkat Kabupaten Rohul di Convention Hall Islamic Center Pasirpengaraian, Rabu (10/1/2018). Engki Prima Putra/Riau Pos

Negeri Seribu Suluk
Bakal Kembalikan Julukan Rohul
Kamis, 11 Januari 2018 - 09:08 WIB > Dibaca 451 kali
 
ROKANHULU (RIAUPOS.CO)-   Sebutan atau julukan Kabupaten Rokan Hulu yang sebelumnya diubah oleh Bupati Rohul H Suparman SSos MSi saat aktif menjabat yakni Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau, Pemkab Rohul di bawah kepemimpinan Wakil Bupati H Sukiman sekarang ini, akan mengembalikan seperti semula julukan Kabupaten Rohul sebagai Negeri Seribu Suluk.
 
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Rohul H Sukiman dalam sambutannya di acara Syukuran Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-72 tingkat Kabupaten Rohul yang dipusatkan di Convention Hall Islamic Center Pasirpengaraian, Rabu (10/1). "Kita akan mengganti julukan Rohul seperti saat pertama pemekaran Rohul yakni Negeri Seribu Suluk," ujarnya.

Menurutnya, julukan Negeri Seribu Suluk dirasa pas bagi Rokan Hulu, dan julukan Kabupaten Rohul itu sudah dikenal sejak lama oleh masyarakat.

Pasalnya julukan awal Rohul tentunya buah pemikiran dari para pendiri-pendiri Rohul. Sukiman mengaku, dirinya sudah berkonsultasi dan bertanya pendapat kepada para tokoh-tokoh dan pendiri Rohul baik di Pasirpengaraian, Pekanbaru dan sekitarnya.
 
Dijelaskan mantan Dandim Inhil itu, Negeri Seribu Suluk ini tentunya mengandung arti yang positif bagi Rohul, menurutnya seribu suluk ini menggambarkan tradisi masyarakat Rohul untuk melakukan suluk atau pendekatan kepada Sang Pencipta.

 "Jadi seribu suluk itu tentunya masyarakat Rohul ini sangat agamis atau dekat dengan Allah, dengan melaksanakan suluk dan tentunya ini harus dihidupkan kembali. Kita akan hidupkan kembali kegiatan keagamaan ibadah suluk karena hampir di setiap kecamatan sudah dibangun rumah Suluk,"terangnya.
 
Diakuinya, julukan Negeri Seribu Suluk tentunya sudah dikenal oleh masyarakat luas, sehingga julukan tersebut sudah melekat kepada Kabupaten Rohul, sejak kabupaten ini berdiri. Untuk itulah julukan Rohul harus tetap Negeri Seribu Suluk.
 
Sukiman menjelaskan, julukan Rohul sebagai Negeri Seribu Suluk ini, agar tidak diganti-ganti dan mempunyai peraturan yang jelas terkait julukan daerah ini yang telah menjadi kesepakatan dari para tokoh masyarakat dan pendiri Rokan Hulu.
 
"Kita yakin sebutan Negeri Seribu Suluk, akan tetap dikenal dengan sebutannya Seribu Suluk, saya yakin masyarakat Rohul bisa mencerminkan apa itu Seribu Suluk,"tutupnya.

Sebelumnya, di saat Bupati Rohul H Suparman SSos MSi aktif, telah mengganti julukan Negeri Seribu Suluk menjadi Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau. Saat itu, menurut Suparman julukan tersebut sangat pas untuk menggambarkan Kabupaten Rohul seutuhnya.

Kendati perubahan julukan Kabupaten Rohul sebagai Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau, Ranperdanya saat ini telah masuk ke dalam program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Kabupaten Rohul 2018.(adv)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |