Kepulauan Meranti
Kantor Perbatasan Terbengkalai Setahun Lagi
Rabu, 10 Januari 2018 - 10:44 WIB > Dibaca 227 kali
 
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Kantor Perbatasan yang berada di Jalan Dorak Selatpanjang akan terus terbengkalai. Sebab pada 2018 belum akan dilanjutkan pembangunannya.

Untuk diketahui, Kantor Perbatasan yang berada persis di samping Kantor Unit Pelayanan Teknis Badan Pendapatan Daerah (UPT Bapenda) Riau di Selatpanjang itu, dibangun pada 2015 lalu menggunakan anggaran pusat sebesar Rp2,4 miliar.

Namun, saat ini bangunan yang sudah telantar selama dua tahun itu belum difungsikan karena belum dibangun lantai, plafon, jendela dan pintu.

“Belum ada kegiatan pembangunannya. Jadi masih begitu saja,” kata Kepala Bagian Pengelola Perbatasan Efialdi, Selasa (9/1).

Menurutnya, memang untuk melanjutkan pembangunannya hingga bisa difungsikan tidak memakan anggaran besar lagi. Tetapi diakuinya karena anggaran terbatas, membuat rencana melanjutkan pembangunan tidak dilakukan.

“Mau bagaimana lagi. Anggarannya tidak ada dan terbatas. Makanya tak muncul,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Tengku Azman menambahkan, anggaran untuk menyelesaikan Kantor Perbatasan tersebut belum terlihat. Dia juga masih mempertanyakan siapa yang diberikan kewenangan untuk melanjutkan pembangunannya.

“Tahun ini belum terlihat muncul program untuk melanjutkan pembangunan Kantor Perbatasan itu. Karena anggaran kita tidak ada. Apalagi belum ada kejelasan siapa yang ditunjuk untuk melanjutkan pembangunannya,” kata Azman.

Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Meranti Darwin Susandi mengaku sedang mendata seluruh proyek yang terbengkalai di Kepulauan Meranti. Sehingga bisa diminta pertanggungjawaban organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Kami risau juga, berdasarkan laporan banyak pekerjaan terbengkalai. Makanya kita sedang mendata dan akan lakukan kros cek. Setelah itu kita minta pertanggungjawaban mereka,” tegasnya.

Memang seharusnya, tambah Darwin, bangunan tersebut harus diselesaikan. Agar bisa dimanfaatkan.

“Sayang juga terbiarkan begitu saja. Apalagi saat ini pemerintah memerlukan bangunan kantor,” terangnya.(amy)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |