Penyimpangan di Dunia Maya Jadi Sorotan di Pilkada Serentak 2018
Ilustrasi. (JPG)

BAWASLU-POLRI JALIN KERJA SAMA
Penyimpangan di Dunia Maya Jadi Sorotan di Pilkada Serentak 2018
Selasa, 09 Januari 2018 - 18:05 WIB > Dibaca 231 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) -Kerjasama dengan institusi Polri digalang oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI). Tujuannya, mencegah hal yang tidak diinginkan dalam proses Pilkada Serentak 2018.

Diketahui, Pilkada serentak akan berlangsung di 171 wilayah yang mencakup provinsi, kabupaten dan kota.

"Terkait isu SARA, money politic, dan black campaign bekerja sama dengan institusi Polri mencegah penyimpangan yang terjadi," ucap Ketua Bawaslu RI Abhan di Komplek Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (9/1/2018).

Bawaslu dan Polri nantinya akan mengawasi setiap penyimpangan yang terjadi dalam proses pesta demokrasi di sejumlah daerah. Soal adanya penyimpangan di dunia maya, seperti black campaign atau isu SARA, akan diawasi secara rutin dengan patroli siber oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri.

"Kalau ada hal bisa dilaporkan, langsung dan ditindak lanjuti oleh unit cyber," sebutnya.

Bukan itu saja, Bawaslu dan Polri akan memantau agar tidak terjadinya money politic yang dilakukan oleh setiap pasangan calon dalam penyelenggaraan Pilkada daerah.

"Apresiasi kami pada polri akan hadir untuk melakukan pencegahan dan tindakan terkait money politic," tuntasnya. (rdw)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |