Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Berkas Administrasi  Warga Hilang di Disdukcapil

Berkas Administrasi Warga Hilang di Disdukcapil
Selasa, 09 Januari 2018 - 09:25 WIB > Dibaca 386 kali
 
Assalamualaikum Pak, Berkas KTP kok bisa hilang. Bagaimana pertanggungjawaban pemerintah ni Pak. Ini menyusahkan warga.

WA: +628127552XXX

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Warga mengeluhkan kepengurusan administrasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil‎ (Disdukcapil) Kepulauan Meranti. Karena syarat administrasi yang dititipkan bukan diurus, malah dihilangkan.

Muhammad, warga Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat mengaku melakukan kepengurusan surat keterangan (suket) untuk kepengurusan kartu tanda penduduk (KTP). Saat mengurus dia dimintamemasukkan fotocopy kartu keluarga (KK) dan pasfoto 3x4 sebanyak dua lembar.

“Saya mengurus perpindahan KTP dari Bengkalis ke Meranti. Agar KTP Meranti bisa dikeluarkan, kami memasukkan persyaratan‎ yang diminta berupa fotocopy KK dan pasfoto pada Selasa (2/1). Namun, saat ditanya Jumat (5/1), ternyata syarat saya disebut petugas sudah hilang,” ceritanya.

Muhammad mengaku kesal dan menanyakan lagi tanda terima berkas, ternyata tidak ada. Bahkan mereka meminta persyaratan yang hilang dimasukkan kembali.

“Karena tak ketemu, saya diminta masukkan syarat lagi. Ini yang membuat kami kecewa,” ucapnya.

Karena memerlukan suket, lelaki yang memiliki satu anak ini akhirnya memasukkan persyaratan yang diminta tersebut. “Mau tak mau saya masukkan lagi. Karena saya perlu suket ini,” ujarnya.



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |