Indahnya Berwisata di Batang Bio dan Desa Ludai

Indahnya Berwisata di Batang Bio dan Desa Ludai
Minggu, 07 Januari 2018 - 15:08 WIB > Dibaca 475 kali
 
Inilah sungai yang dikenal dengan Batang Bio. Ia membelah kawasan Bukit Rimbang Bukit Baling Kecamatan Kampar Kiri. Di tepinya, desa-desa bermunculan sejak ratusan tahun silam. Salah satunya Desa Ludai. Pesona alam Batang Bio dan budaya Ludai, sangat layak menjadi destinasi alam dan budaya.
--------------------------------------------------------------

(RIAUPOS.CO) - APA hendak dikata. Yang terlihat memang seperti itu adanya. Sungai Muara Bio atau yang disebut dengan Batang Bio adalah salah satu dari sekian banyak sungai di Riau. Tapi ini beda. Airnya jernih, bebatuan tumbuh di kiri kanan, bahkan di tengah sungai sehingga riak-riak sungai membuat gelombang  panjang. Sangat cocok untuk arung jeram.

Perjalanan menuju desa-desa di sepanjang Batang Bio saja sudah merupakan wisata alam yang luar biasa. Mendorong perahu karena sungai yang dangkal, menjadi cerita yang takkan bisa dilupakan. Belum lagi beraneka satwa yang lalu lalang melintasi sungai, terlihat jelas selama perjalanan. Ditambah desa-desa di sepanjang tepian Batang Bio yang masih sangat terjaga kearifan lokalnya. Berbagai kebudayaan lokalnya layak menjadi rujukan bagi siapa saja untuk mengenali Indonesia lebih jauh.

Untuk sampai ke Desa Ludai, pengunjung bisa melewati dengan dua jalur, yakni jalur darat dan sungai. Setidaknya memerlukan waktu sekitar 4 jam dari Desa Gema menuju Ludai lewat jalur sungai dan sekitar 5 jam lewat jalur darat. Tidak asal kendaraan bisa ditumpangi. Lewat darat, sebaiknya menggunakan mobil double kabin karena jalan naik turun dan licin, apalagi saat musim hujan. Sedang lewat sungai bisa menggunakan perahu mesin atau piao.

Di Ludai, masih ada rumah-rumah tua yang dibangun tahun1940-an, Rumah Gadang seperti di Minangkabau. Ada tradisi lisan seperti batimang, silat dan bajobang. Bajobang adalah nyanyi seperti batimang yang berisi nasehat tapi diiringi alat musik dari korek api dan dimainkan oleh satu orang saja. Semua seni dan budaya ini bisa disaksikan pengunjung saat berwisata ke sana. Mau yang beda, Batang Bio punya banyak cerita. Ayo berwisata.***


Laporan KUNNI MASROHANTI, Kampar Kiri Hulu




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |