Ratusan Unit Hp Ilegal Diamankan
HANDPHONE ILEGAL: Palaksa Lanal Dumai Letkol Laut (KH) Saiful Simanjuntak didampingi anggotanya menunjukkan barang bukti handphone ilegal yang diamankan di Kuala Sungai Dumai, Jumat (5/1/2018). HASANAL BULKIAH/RIAU POS

Diseludupkan Lewat Fery Dumai Experss
Ratusan Unit Hp Ilegal Diamankan
Sabtu, 06 Januari 2018 - 13:45 WIB > Dibaca 875 kali
 
(RIAUPOS.CO) - PARA pelaku penyeludupan memiliki berbagai cara untuk memasukkan barang ilegal. Salah satunya kasus penyeludupan lewat kapal Ferry Dumai Experss.

Penyeludupan kali ini berhasil diungkap Lanal Dumai, Kamis (4/1), di Pelabuhan Penumpang Kabupaten Bengkalis.

Instansi yang dipimpin Kolonel Laut E Yose Aldino ini berhasil menggagalkan penyeludupan 202 unit handphone jenis android berbagai merek. Handphone itu diduga tidak memiliki pita cukai dan dokumen lengkap.

Penangkapan berawal saat tim Gabungan Western Fleet Quick Respons (WFOR) Koarmabar dan  Lanal Dumai mendapat informasi adanya muatan yang diduga ilegal di Kapal Ferry Dumai Express. Muatan ilegal itu berasal dari Batam yang dibawa menggunakan satu tas koper warna coklat dan dua tas ransel yang akan diturunkan di Pelabuhan Penumpang Kabupaten Bengkalis.


Atas dasar itu tim gabungan melaksanakan pemeriksaan untuk menemukan barang yang mencurigakan dengan ciri-ciri yang sudah diinformasikan kepada mereka. Ternyata benar. Tim menemukan tas yang dimaksud.

Tim kemudian menanyakan kepada para penumpang siapa pemilik barang tersebut, namun tidak ada yang mengaku. Karena tidak ada yang mengaku, tas muatan 202 unit handphone android itu dibawa ke Mako Lanal Dumai.

“Handphone yang ditemukan berjumlah 202, dari jumlah tersebut masing-masing merek Xiaomi Note 5A 80 unit, Z Fone 3, 17 unit dan Xiaomi 105 unit, setelah dilakukan pemeriksaan barang tersebut tidak dilengkapi dokumen resmi alias ilegal,”  ujar Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (E)  Yose Aldino melalui Perwira Pelaksana (Palaksa) Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai Letkol Laut (KH) Syaiful Simanjuntak, didampingi Pasop Lanal Dumai, Mayor Laut Zurahim, Jumat (5/1) saat rilis hasil penangkapan di Kuala Sungai Dumai.

Ia mengatakan, kegiatan penyeludupan dengan kapal penumpang diduga merupakan modus baru. Pasalnya, pihak keamanan memang memperketat pengawasan dan patroli.

“Ini cara mereka menghindar ditangkap petugas, namun kami tetap bisa mengungkapnya,” sebutnya.

Pihaknya belum menghitung berapa harga pasti dari handphone ilegal tersebut, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. “Jika satu Hp berkisar Rp2 juta, lebih kurang Rp400 juta, namun itu taksiran saja,” terangnya.

Ia mengatakan, handphone ilegal yang disita itu diamankan di Mako Lanal Dumai. Untuk proses selanjutnya pihak Lanal akan menyerahkan ke pihak Kantor Pelayanan Penindakan Bea dan Cukai Dumai.  

“Kami akan terus melakukan penangkapan terhadap barang ilegal. Memang target kita bisa menangkap penyeludupan narkoba lewat laut,” tutupnya.(ksm)


Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai





Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |