Kinerja Bidang Kebersihan Jadi Sorotan
Bupati Rohil H Suyatno menghampiri seorang murid SD yang sedang belajar di Bagansiapi-api, belum lama ini.

Kinerja Bidang Kebersihan Jadi Sorotan
Sabtu, 06 Januari 2018 - 09:57 WIB > Dibaca 294 kali
 
Bagansiapi-api (RIAUPOS.CO )-    Ketua DPRD Rokan Hilir (Rohil) H Nasrudin Hasan mengingatkan pemerintah kabupaten serius menjalankan program pembangunan agar tujuannya tercapai.  Ketua dewan tiga periode ini mengeluhkan sejumlah hal, di antaranya pengelolaan kebersihan.

"Sekarang di lingkungan Batu Enam saja sudah banyak semak belukar,” katanya di saat berbincang dengan Riau Pos di Bagansiapi-api, kemarin.

Ia juga menyoroti soal banyaknya tunda bayar kepada rekanan yang belum diselesaikan. Begitu juga terkait pembayaran gaji honorer serta tunggakan listrik yang mencapai Rp12 miliar.

“Harus diperhatikan mana yang urusan wajib. Selesaikan dulu. Bayar honor, tunjangan, gaji, listrik, uang kertas, uang makan. Kalau memang ada berlebih anggaran itu baru lelang proyek. Sekarang kan korbannya bertumpuk. Tak bisa bayar honor, gaji, kesra  begitu juga pada rekanan. Padahal sisa utang 2016 yang sebesar Rp316 miliar sampai sekarang menurut perhitungan kami pada saat penyusunan anggaran kemarin masih tersisa Rp42 miliar,” katanya.

Ketua DPRD mengatakan dirinya makin prihatin melihat kinerja jajaran di lingkungan Pemkab yang terkesan belum maksimal menjalankan tugas. Malahan ada kesan tumpang tindih. Tiga dinas mengurusi satu kegiatan terkait dengan kebersihan yakni Dinas PUTR, Badan Lingkungan Hidup (BLH) serta Disperindag. “Dulu tenaga kebersihan hanya dikelola satu dinas saja malah pernah dapat Adipura. Sekarang dibagi-bagi ke beberapa dinas, malah persoalan kebersihan ini tak selesai," keluhnya.

Pantauan Riau Pos di lingkungan perkantoran Batu Enam, sebagian masih dalam keadaan bersemak. Terutama di dekat museum muslim, museum Melayu dan di beberapa titik lain.  Begitu juga di Kota Bagansiapi-api, penumpukan sampah dalam jumlah banyak tersebar di pinggir jalan. Termasuk di lingkungan taman kota. Satu-satunya pusat rekreasi hijau bagi warga ini tak dikelola baik. Semak belukar dan ilalang sudah meninggi, sementara fasilitas berupa air mancur rusak begitu juga sejumlah penerangan.(aga)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |