Infrastruktur Pengelolaan Sampah Harus Bertahap

Zulfikri: Anggaran Pemko Minim
Infrastruktur Pengelolaan Sampah Harus Bertahap
Rabu, 03 Januari 2018 - 10:08 WIB > Dibaca 521 kali
 
RIAUPOS.CO - Pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah membutuhkan anggaran yang sangat besar. Sangat tidak mungkin bisa dilakukan dalam satu tahun anggaran. Maka pengajuan anggaran dan perencanaannya strategisnya dilakukan secara perlahan dan bertahap.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru Zulfikri, Selasa (2/1). Disebutkannya, semua pihak harusnya memaklumi dengan kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang saat ini sedang minim. Maka jangan heran, anggaran untuk pengadaan dan pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah terlihat sangat sedikit pada tahun ini.

“Itu butuh anggaran yang tidak kecil dan tidak bisa langsung sekaligus mengingat anggaran yang saat ini dimiliki Pemko. Tapi tahun 2018 ini kami sudah ajukan untuk pengadaan tanah saja, itupun tidak murah. Miliaran juga biayanya. Itu hanya untuk pembebasan lahan, belum untuk membangun. Lalu ada juga untuk revitalisasi beberapa TPS yang kondisinya sudah rusak,“ kata Zulfikri.

Kalau ditanya keinginan Pemko, kata Zulfikri, tentu maunya satu kecamatan ada satu tempat pembuangan sementara (TPS) sampah baru. Namun hal itu urung bisa diwujudkan dengan cepat karena permasalahan anggaran. Belum lagi berbagai masalah teknis di lapangan yang menurutnya juga cukup menyulitkan pihaknya.

“Sudah adapun anggaran tidak bisa langsung dibangun. Lahan yang harus dibebaskan juga harus ada. Ini yang kemarin kita surati camat dan lurah untuk mencarikan lokasi. Tapi tidak semua bisa langsung menemukan lahan untuk dibebaskan," kata Zulfikri.

Terkait anggaran untuk pengadaan lahan pembangunan TPS ini, sebelumnya Kabid Pengelolaan Sampah DLHK Kota Pekanbaru Zulkarnain menyebutkan nilainya Rp1,4 miliar. Sementara anggaran revitalisasi setidaknya untuk tiga TPS dianggarkan sebesar Rp750 juta.

Selain dua pengadaan itu, tahun ini DLHK Kota Pekanbaru juga menganggarkan operasional TPA II Muara Fajar. TPA ini sedang dipersiapkan untuk menggantikan TPA yang lama yang segera penuh dan sudah habis masa aktifnya.

Selain beberapa anggaran diatas, tidak ada lagi pengadaan lain di DLHK Kota Pekanbaru yang terkait pengelolaan sampah sepanjang 2018 ini. Justru, alokasi anggaran untuk pengelolaan sampah bagi pihak ketiga jauh lebih besar. (end)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |