Disarankan Lewat Kuansing
Meluapnya Batang Manggilang dan Batang Salagiri mengakibat jalan Riau-Sumbar di Kecamatan Pangkalan, Limapuluh Kota, Sumbar terendam banjir, Sabtu (30/12/2017). Dampaknya berbagai jenis kendaraan terjebak antrean panjang.Foto: Camat Pangkalan Jonianto for RPG

Jalan Riau-Sumbar Belum Aman
Disarankan Lewat Kuansing
Minggu, 31 Desember 2017 - 15:19 WIB > Dibaca 1273 kali
 
(RIAUPOS.CO) - Masyarakat Riau yang hendak menikmati malam tahun baru di Sumatera Barat (Sumbar) atau sebaliknya, perlu waspada jika menempuh perjalanan darat. Sebab, ruas jalan Sumbar-Riau yang membelah wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, belum aman dilalui kendaraan. Walau banjir dan longsor yang terjadi di wilayah ini pada Sabtu siang (30/12) dan Jumat malam (29/12), sudah surut dan dapat diatasi.

“Iya, ruas jalan negara Sumbar-Riau yang berada di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota masih belum aman dilalui kendaraan. Apalagi jika turun hujan. Sebab, ada banyak titik rawan longsor dan banjir. Kami minta pengemudi kendaraan tetap waspada,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis dan Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi kepada Padang Ekspres (RPG).

Menurut AKBP Haris Hadis dan Irfendi Arbi, ruas jalan Sumbar-Riau yang dilanda longsor dekat kawasan Bandrek House pada Jumat malam (29/12), disusul banjir Sabtu pagi (30/12), sejak kemarin sore, sudah dapat dilalui kembali oleh semua jenis kendaraan. Akan tetapi, kondisi jalan, masih rawan longsor dan banjir.

Selain masih rawan longsor dan banjir, arus lalu-lintas di jalan Sumbar-Riau yang membelah wilayah Limapuluh Kota, sampai malam tadi masih padat merayap. Sebab itu, pengemudi kendaraan yang belum sampai di Payakumbuh (jika datang dari arah Sumbar) atau Bangkinang (jika datang dari arah Pekanbaru) disarankan memilih jalur alternatif. Yakni, jalur yang  melewati Kiliran Jao, Sijunjung.

Pantauan RPG, padatnya arus lalu-lintas di jalan Sumbar-Riau yang membelah wilayah Limapuluh Kota terjadi akibat banjir yang menggenangi Jorong Sopang, Nagari Pangkalan, pada Sabtu pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WIB. Saat banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter itu terjadi, ratusan kendaraan yang sebelumnya sudah mengantre akibat longsor di dekat Bandrek House, kembali terjebak macet.

Menurut Camat Pangkalan Koto Baru Jonianto, antrean kendaraan akibat banjir Pangkalan pada Sabtu pagi hingga siang hari, lebih panjang dibandingkan dengan antrean akibat longsor dekat Bandrek House yang terjadi semalam sebelumnya. Panjang antrean akibat banjir Pangakalan mencapai 10 kilometer.

“Pengemudi kendaraan yang datang dari arah Payakumbuh, sudah mengantre sejak dari Nagario Koto Alam. Bahkan, sejak dari Kelok Sembilan, kendaraan sudah padat-merayap. Sedangkan dari arah Riau, antrean kendaraan terlihat mulai dari jembatan dekat Masjid Raya Pangkalan sampai ke wilayah Tanjuang Balik,” kata Jonianto.

Akibat Luapan Dua Sungai


Menurut Joni bersama Kapolsek Pangkalan Iptu Abdul Qadir Jaelani, banjir yang kembali merendam Pangkalan pada pengujung 2017 ini, terjadi karena meluapnya dua sungai akibat tingginya intensitas hujan. Kedua sungai yang meluap itu adalah Batang Manggilang dan Batang Salagiri.

Batang Manggilang memiliki hulu di Bukik Gadang, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan. Sedangkan Batang Salagiri hulunya berada di Kampar Kiri, Riau. Arus kedua sungai ini kemudian bertemu di Nagari Manggilang.

“Tadi pagi (kemarin, red), arus Batang Manggilang dan Batang Salagiri sama-sama besar, sehingga sama-sama melup. Luapan kedua sungai inilah yang merendam jalan Sumbar-Riau, hingga membuat jalan sempat tidak bisa dilewati kendaraan dan terjadi antrean panjang,” kata Jonianto.




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |