LADI Bekerjasama IMORI Komisariat Riau Gelar Semnas Program Anti Doping
Dekan FKIP UIR Drs Alzaber MSi (sembilan kanan), ketua pelaksana Al Arismon (lima kiri), ketum IMORI Komisariat Riau Jadi Utomo Perdana Putera (empat kanan), Direktur tes doping LADI Dr dr Junaidi Sp KO (sepuluh kanan) berfoto bersama panitia pelaksana di Auditorium H Zaini Kunin Gedung C FKIP UIR, Sabtu (23/12/2017).

LADI Bekerjasama IMORI Komisariat Riau Gelar Semnas Program Anti Doping
Minggu, 24 Desember 2017 - 13:03 WIB > Dibaca 492 kali
 
PEKANBARU (RIAPOS.CO) – Seminar Olahraga Nasional bertemakan ‘Play True without Doping’ yang di taja oleh Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia (IMORI) Komisariat Riau bekerjasama dengan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI), IMORI Pusat, FKIP UIR serta Kaprodi Penjaskesrek Universitas Islam Riau (UIR) yang dilaksanakan di Auditorium H Zaini Kunin Gedung C FKIP UIR, Sabtu (23/12/2017).

Ketua pelaksana sekaligus ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Rambah Samo (IpemarasoI) Riau Al Arismon, menyampaikan, kegiatan ini diikuti dua ratusan peserta yang terdiri dari berbagai kalangan, dosen, atlet, umum dan mahasiswa diberbagai perguruan tinggi di Riau.

Hadir pengisi seminar dari pemateri yang ahli di bidangnya yaitu Direktur tes doping di LADI Dr dr Junaidi Sp KO dan Direktur administrasi LADI Kuswahyudi SOr MPd. Tujuan dari seminar ini untuk mengetahui bagaimana seorang atlet sangat berbahaya jika menggunakan doping.

FKIP UIR sangat mengpresiasi kegiatan seminar ini, mudah-mudahan kegiatan ini adalah langkah awal untuk menunjukan bahwa IMORI merupakan suatu organisasi kemahasiswaan yang mempunyai perhatian terhadap dunia olahraga.

“Perkembangan olahraga di kampus UIR ini sangat bagus dan berkembang sangat pesat, setiap unit cabang olahraga di UIR banyak yang sudah berhasil meraih juara nasional tingkat mahasiswa se Indonesia,” kata Dekan FKIP UIR Drs Alzaber MSi.

“Semoga seminar olahraga nasional tentang doping ini tidak hanya sampai disini saja, kami akan merangkul pihak akademik untuk membicarakan doping ke depannya. Dan kami juga akan menghubungi seluruh pihak terkait dari Dispora, KONI dan seluruh cabang olahraga bagaimana kita menyikapi doping ini,” jelas Alzaber.

Kami membuat seminar ini untuk melatih sumber daya manusia yang ada di Pekanbaru khususnya atlet-atlet di Riau agar terlepas dari bahaya doping. “Di awal tahun bulan Februari 2018, kami berencana akan mengadakan pelantikan IMORI Komisariat Riau. Kami berharap bisa menghadirkan Bupati yang ada di Riau, Gubernur Riau, Dispora, KONI dan juga akan didampingi Dinas Pariwisata karena kami mengangkat olahraga tradisional budaya m
Melayu,” ungkap Ketua umum IMORI Komisariat Riau Jadi Utamo Perdana Putera.

Wakil Ketua umum PB IMORI Pusat Wahyu Erfandy, menambahkan, kegiatan ini sangat luar biasa, melihat minat dan antusias peserta mengikuti kegiatan seminar ini. Semoga kegiatan seminar dan program lainnya dari IMORI Komisariat Riau akan terus ada dan lebih baik lagi, dan kami selaku IMORI Pusat sangat mendukung penuh atas program mereka.

"Begitu banyak Atlet kita yang sudah menggunakan doping, untuk itulah kita bikin program sosialisasi doping di daerah-daerah, agar mereka tahu bahaya dan resiko dari penggunaan doping ini," kata Direktur tes doping di LADI Dr dr Junaidi Sp KO.

"Kami akan selalu memberikan pengetahuan-pengetahuan tentang doping, baik mereka sebagai atlet sekarang atau ketika akan menjadi pelatih dan pembina di masa akan datang. Jadi mereka akan tau rambu-rambu yang boleh dan tidak untuk dilakukan," tutup Junaidi.(rif/ifr)

  


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |