Ngeri, Pembunuhan di Kapal di Nias Tiga Orang Tewas
Penanganan korban yang dibunuh di kapal saat berlayar rute Sibolga menuju Nias, Sumatera Utara.

SEDANG BERLAYAR DI TENGAH LAUT
Ngeri, Pembunuhan di Kapal di Nias Tiga Orang Tewas
Kamis, 21 Desember 2017 - 01:56 WIB > Dibaca 854 kali
 
NIAS (RIAUPOS.CO) - Tiga orang dilaporkan tewas akibat peristiwa pembunuhan yang terjadi di atas kapal yang sedang mengarungi lautan antara Sibolga ke Kepulauan Nias. Akibat peristiwa ini penumpang kapal Wira Glori milik PT Wira Jaya Logitama Line, Rabu (20/12/2017) dinihari menjadi geger.

Dari informasi yang dihimpun, pembunuhan dilakukan seorang pelaku yang belum diketahui namanya. Dia melakukan penyerangan terhadap penumpang dan anak buah kapal (ABK). Saat itu kapal Wira sedang yang mengangkut 700 penumpang. Kejadian tepatnya di dekat Pulau Mursala, Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Pulau Nias.

Sebanyak tiga orang tewas yaitu Anugrah (ABK) (25) asal Nias Gunung Sitoli meninggal dengan luka tusuk di dada kanan atas. Selanjutnya, Peringatan Nduru (25), petani asal Botohili, Kecamatan Lahusa, Kabuaten Nias Selatan mengalami luka sebelah kanan dan luka sobek pada hari jempol. Yang ketiga adalah pria yang belum diketahui namanya, diduga sebagai pelaku, dengan luka bagian leher dan. Dia tewas diduga setelah bunuh diri usai melakukan aksi penyerangan.

Sedangkan satu korban kritis adalah Odalige (50) warga Desa Limba Barora Kecamatan Gunung Sitoli Utara. Saat kejadian, sang kapten kapal Nok Metusala (52) asal Bitung, Sulaewesi utara kemudian kapal memutar balik ke Pelabuhan Sambas, Kota sibolga.

Sesampainya di Pelabuhan Personil Sibolga yang terdiri dari KA SPKT, Piket Pungsi Reskrim 2 Personil, Piket Pungsi Intel 2 Personil serta Piket Penjagaan 1 Personil melakukan Pengamanan serta mengevakuasi mayat tersebut.

Sebanyak tiga orang tewas dan satu orang dalam keadaan kritis dibawa RSU F L Tobing dengan menggunakan mobil ambulans. Saat ini, ketiga orang yang sudah meninggal sudah berada di kamar mayat, sementara satu orang yang kondisinya kritis dalam penangan medis.

Setelah kejadian itu, kapal memutar balik ke Pelabuhan Sambas Kota Sibolga dan mengevakuasi tiga korban yang kritis. Dalam perjalanan ke RSU FL Tobing, ketiganya dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan mengatakan, pihaknya masih mendalami lagi tersebut. “Korban sementara ada tiga orang. Kejadian sebenarnya terjadi di Tapanuli Tengah. Jadi, kami masih dalami dengan polisi air. Info lengkap nanti akan disampaikan,” ujarnya.(fir)

Sumber: Pojoksatu
Editor: Fopin A Sinaga




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |