Destrayani-Sanusi  “Satu Ide”:  KONI Berbasis Cabor
Dastrayani Bibra bersama Sanusi melakukan salam komando, Senin (18/12/2017).

Destrayani-Sanusi “Satu Ide”: KONI Berbasis Cabor
Selasa, 19 Desember 2017 - 09:27 WIB > Dibaca 525 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Dukungan untuk H Destrayani Bibra sebagai Ketua Umum KONI Riau 2018-2022 semakin kuat. Dalam silaturrahmi Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) di Hotel Grand Central Jalan Sudirman, Senin (18/12) malam, sebanyak 34 Cabor dan 6 perwakilan KONI Kabupaten/Kota menyatakan mendukung Destrayani Bibra sebagai Ketua Umun KONI Riau 2018-2022.

H Sanusi Anwar, Ketua PABBSI Riau yang hadir pada silaturrahmi itu menyebutkan dirinya mendukung Destrayani Bibra karena memiliki kesamaan ide, visi dan misi dalam membina atlet dan membina olahraga di Riau.

“Karena satu ide dengan Pak Destrayani Bibra, yakni KONI Riau Berbasis Cabang Olahraga (Cabor), makanya saya dan teman-teman Pengprov Riau mendukung sepenuhnya beliau untuk jadi Ketua KONI Riau,” ungkap Sanusi.

Sementara itu, Ketua Pertina Riau Robin P Hutagalung menyebutkan, selain memiliki program yang baik dan jelas untuk dunia olahraga di Riau, Destrayani Bibra juga mendapatkan dukungan dari banyak kalangan, termasuk dari pemerintah daerah.
Dalam beberapa pertemuan dan silaturrahmi, Pemprov Riau yang diwakili Kadis Pemuda dan Olahraga, Doni Aprialdi, tegas menyatakan memberikan dukungan kepada Destrayani Bibra.

"Selain mendapat dukungan dari Pemprov Riau, malam ini pun silaturrahmi yang digagas PGI Riau, ada 34 cabor yang hadir dan enam KONI kabupaten/kota memberikan dukungan. Total 40 pemilik suara menyatakan komitmennya malam ini dan mudah-mudahan bisa mengantarkan Pak Destrayani Bibra sebagai Ketum KONI Riau 2018-2022," harap Robin didampingi Basriman, Ketua PBVSI Riau.

Sementara itu Destrayani Bibra menyampaikan terimakasih dengan semakin banyak cabor dan KONI Kabupaten/Kota dalam memberikan dukungan kepada dirinya. “Saya dengan Pak Sanusi Anwar memang sudah sepakat, satu ide, yakni ke depan, KONI Riau harus berbasiskan cabor,” kata Ide, sapaan akrab Destrayani Bibra.

Maksud KONI Riau berbasis cabor, kata Ide, kepengurusan KONI Riau 2018-2022 nantinya lebih mengutamakan cabor-cabor dalam pembinaan olahraga dan atlet-atletnya. “Artinya, program-program yang diajukan cabor, itulah yang menjadi prioritas KONI Riau. Selama ini, katanya, cabor-cabor sulit berkembang karena KONI kurang akomodatif terhadap aspirasi dan permintaan cabor-cabor,” jelas Ide.

Untuk mengakomodir aspirasi cabor, lanjut Ide, KONI Riau nantinya akan bersikap profesional dan proporsional. “Tapi paling penting, aspirasi cabor akan diperjuangkan KONI Riau. Semua cabor akan mendapatkan kesempatan dan porsi yang sama secara profesional dan proporsional dari KONI Riau,” ungkap Ide.(lim/ifr)


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |