Riset dan Proses Kreatif
KONSER: Kegembiraan usai konser "Jejak Suara Svarnadviva" di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru, Riau.

Riau Rhythm Chambers Indonesia (RRCI)
Riset dan Proses Kreatif
Minggu, 10 Desember 2017 - 19:48 WIB > Dibaca 5854 kali
 
Bagi seorang kreator atau pengkarya, tampil di panggung-panggung bermartabat dan bergengsi, hanyalah efek utama dari kerja keras dan proses kreatif yang panjang. Karena karya yang bernas tidak lahir dari sekedar lintasan-lintasan imajinasi belaka.
--------------------------------------------------------------------------------------

(RIAUPOS.CO) - SEBUT saja Riau Rhythm Chambers Indonesia (RRCI). Komunitas musik asal Riau ini sedang melambung dan melompat ke berbagai perhelatan bergengsi, baik lokal, regional, nasional, bahkan internasional. Mereka (RRCI,red) mendedahkan bunyi-bunyi yang melompat dari ceruk-ceruk keheningan ke ruang nan gegap gempita. Bunyi-bunyi yang mengalir dari hulu hingga ke muara itu bak getaran gelombang yang mengabarkan tentang kejayaan masa lampau.

Karya-karya musik yang mereka labelisasi dengan nama “Jejak Suara Svarnadviva” itu, terasa akrab di telinga siapa saja. Bunyi-bunyi yang mereka perdengarkan seperti tayangan film dokumenter tentang perjalanan sejarah panjang peradaban manusia. Rekam jejak tradisi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat tepian sungai, mereka olah kembali dan menjadi ‘sesuatu’ dan terasa kekinian.

Komposer RRCI Rino Dezapaty Mby mengulas, masyarakat Riau, dianugerahi empat sungai besar. Anugerah ini menjadikan Riau sebagai salah satu kawasan Melayu yang unik, kaya, serta berbudaya tinggi. Sungai Kampar (Lauik Ombun/Laut Embun), Sungai Rokan (Batang Keremunting), Sungai Siak (Batang Jantan), dan Batang Kuantan/Sungai Indragiri (Sungai Keruh) menjadi sumber inspirasi yang takkan pernah habis-habisnya. Semakin menggalinya, maka semakin melimpah ‘nutrisi’ yang ditemukan sebagai bahan dasar pengkaryaan para seniman.  

“Riset. Ya, riset menjadi kunci utama proses kreatif kami. Karya-karya musik yang lahir dari hasil riset membuat kami, terutama saya, semakin dahaga. Rasanya, sulit untuk menentukan pilihan atas tak terhingganya sumber inspirasi yang ditemukan di kampung-kampung hening itu,” ujar Rino berfilosofi kepada Riau Pos, Jumat (8/12) lalu.


Sebagai salah satu komposer, Rino senantiasa merasa dipanggil dan ditarik-tarik untuk melakukan perjalanan ke berbagai sumber inspirasi. Salah satunya, sumbu peradaban Sumatera, yakni Kedatuan Mutakui (Muaratakus, red). Ia dan para personel RRCI memang telah berulangkali mengunjungi situs sejarah tua itu. Perjalanan mereka sudah berlangsung sejak 2007 hingga 2015 lalu. Baik mengunjungi tetua adat, orang cerdik pandai, seniman tradisi di XIII Koto Kampar, maupun berbincang dengan masyarakat kebanyakan. Mereka menyusuri Sungai Kampar Kiri, juga Batang Subayang di Kampar Kiri Hulu secara bertahap. Hal itu tentu saja dikarenakan belum ada pihak sponsor yang mau membiayai sebuah riset. Tidak saja di Riau, bahkan di Indonesia pun, sponsor yang bersedia membiayai riset untuk karya kreatif, masih minim adanya.

“Kami mengalir saja. Ada dana dan waktu, kami melakukan perjalanan. Tidak saja turun ke lapangan, kami juga menggali sumber-sumber tertulis (literasi). Juga berdiskusi dengan banyak pihak, termasuk berlainan disiplin ilmu. Kerja ini memang berat namun sangat mengasyikkan,” papar komposer Satelit Zapin ini.

Pengalaman Musikal

Proses musikal “Jejak Suara Suvarnadvipa” yang dilakukan RRCI terbilang panjang, 2007-2015. Mereka melakukan pembacaan ulang tentang sejarah Muaratakus. Proses berliku dan melelahkan itu mengantarkan mereka pada penemuan kekuatan sastra lisan dan folk song yang semuanya menceritakan tentang perjalanan kemegahan puncak puncak peradaban masa lampau.





Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |