Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Masyarakat Bukit Kesuma Hidup dalam Kegelapan

Masyarakat Bukit Kesuma Hidup dalam Kegelapan
Rabu, 06 Desember 2017 - 10:36 WIB > Dibaca 328 kali
 
Pak Bupati Pelalawan, kapan kami dapat menikmati terangnya listrik PLN di Desa kami? Sampai kini desa kami belum dialiri listrik. Tolong Pak jangan lupakan kami yang tinggal di Dusun II dan Dusun III Desa Kusuma, Kecamatan Pangkalan Kuras.

WA: 0852621xxx

PANGKALANKURAS (RIAUPOS.CO)- Masyarakat Kabupaten Pelalawan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan yang telah mencanangkan tujuh program strategis untuk meningkatkan kemajuan pembangunan dan kesejahteraaan masyarakat di Negeri Seiya Sekata ini. Di mana salah satu program yang dicanangkan Pemkab Pelalawan yakni program Pelalawan Terang untuk mengatasi krisis listrik dengan memberikan penerangan 24 jam yang disuplai dari PLTMG Langgam Power.

Hanya saja, program tersebut dirasakan masyarakat masih belum maksimal. Pasalnya, hingga saat ini kegelapan masih dirasakan oleh masyarakat di Dusun II dan dusun III Desa Bukit Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras yang sudah 18 tahun terpaksa hidup dalam kegelapan karena desa tersebut belum teraliri listrik. Dengan belum teraliri listrik, maka masyarakat Dusun II dan dusun III Desa Bukit Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras berharap adanya perhatian dari Pemkab Pelalawan melalui instansi terkait untuk memberikan penerangan dengan membangun jaringan listrik di desanya.

"Ya, kami masyarakat di Dusun II dan dusun III Desa Bukit Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras yang sudah 18 tahun hidup dalam kegelapan, karena tidak ada jaringan listrik. Di mana jika ingin mendapatkan penerangan, masyarakat harus membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan mesin genset. Dan tidak semua orang yang mampu membeli serta menggunakan genset. Di mana yang menggunakan genset mesin genset bagi orang yang mampu, bagi yang tidak mampu seperti kami, ya terpaksa menggunakan lampu colok saja. Untuk itu, kami berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk mengabulkan permintaan kami dipasangkan pembangunan jaringan penerangan listrik. Pasalnya, masyarakat sudah lama mendambakan penerangan listrik seperti desa-desa yang lainnya, sehingga program Pelalawan terang ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat," terang salah seorang warga Dusun II Desa Bukit Kesuma Karya M kepada Riau Pos, Selasa (5/12).



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |