Kepercayaan Ortu Itu Mahal
Chindy Rani Pisca

JELITA - Chindy Rani Pisca
Kepercayaan Ortu Itu Mahal
Minggu, 03 Desember 2017 - 11:18 WIB > Dibaca 1089 kali
 
Kebebasan yang diberikan orang tua kepada remaja, tak semuanya dimanfaatkan oleh mereka untuk kegiatan yang positif. Tak jarang,  dimanfaatkan hanya sekadar hang out bersama teman-temannya di mall atau nongkrong di cafe. Padahal kepercayaan itu mahal, karena harus ada pembuktian yang positif.  Jadi akan sangat merugi, jika menyalahgunakannya.
----------------------------------------------------------------------------

(RIAUPOS.CO) - Chindy Rani Pisca, begitu gadis  kelahiran Pekanbaru,  27 Februari 1997 memang harus mampu berkomitmen pada dirinya sendiri untuk memberikan yang terbaik. Apalagi  kepercayaan orang tuanya  yang sudah memberikan kebebasan waktu dan  dukungan finansial dalam berbagai aktivitasnya sudah dikantonginya.

Kesibukan Behek, begitu Chindy Rani Pisca disapa, adalah  menjalani berbagai aktivitas organisasi dan seni di luar kesibukannya sebagai seorang mahasiswa semester V  Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Riau. Kondisi ini tak jarang harus pulang malam, karena terbentur dengan jadwal ekstra dari aktivitas organisasi dan seni yang diambilnya, sebagai seorang  modern dancer.

Panggilan Behek yang melekat didirinya, karena sejak SMA memakai Behel, tak membuatnya malu, tapi sangat menikmatinya. Bicara soal aktivitasnya, Behek katakan, kalau yang ditekuni positif , tentu juga akan membuahkan hal yang positif. Terjun di dunia seni, selain bisa mengasah bakat, juga bisa mendulang prestasi, jelas Behek yang juga melukis ini.

Begitu juga saat dirinya memutuskan terjun  sebagai Ketua Biro Seni di Divisi Minat dan Bakat  HIMA Bahasa Inggris Universitas Riau,  dia yakin, organisasi mampu  mengajarkan dan mengembleng jiwa kepemimpin seseorang nantinya.” Belajar dari komunitas yang lebih kecil dulu, nanti membuat nyali makin bertambah untuk organisasi yang lebih besar lagi," jelas sulung dua saudara ini yang kini aktif di IKZFR (Ikatan Z.Face Riau) yang diamanahkan sebagai CO minat dan bakat.

Menyinggung soal kepercayaan orang tua  yang diabaikan sebagian remaja, Behek katakan sangat prihatin. “ Jujur, saya sendiri sangatlah sulit mendapatkan kepercayan dan kebebasan  dari orang tua. Tetapi banyak sekali remaja yang memanfaatkannya hanya untuk hura- hura dan menghabiskan waktu tanpa menghasilkan apa apa.  Sayang sekali memang, karena jika saya berada di posisi  mereka, pasti lebih banyak lagi prestasi yang saya dapatkan. Walaupun demikian, saya berusaha menyakinkan kedua orang tua,  dengan melakukan  hal yang bermanfaat bagi diri, dan berguna untuk orang lain. Semoga  membuat orang tua saya bangga. Maka dari itu saya berusaha memberikan yang terbaik dari aktivitas yang ambil di luar jadwal kuliah," jelas dara yang selalu masuk 3 besar sejak duduk di bangku SMA Negri 2 Tambang, Kabupaten Kampar ini.***


Laporan Deslina, Pekanbaru  linajamranlina@yahoo.com


Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |