Gabyar Kesehatan dan Penutupan Kukerta Mahasiswa
Dosen pembimbing kuliah kerja nyata (kukerta) mahasiswa Program B 2016 PSIK Universitas Riau Ns Nurul Huda MKep Sp KMB (tengah jilbab biru), Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar SSos (tengah baju kaos putih) dan mahasiswa Kukerta Program B 2016 PSIK Universitas Riau, Sabtu (25/11/2017).

PROGRAM B 2016 PSIK UNIVERSITAS RIAU
Gabyar Kesehatan dan Penutupan Kukerta Mahasiswa
Senin, 27 November 2017 - 09:19 WIB > Dibaca 310 kali
 
KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 20 mahasiswa terdiri dari 19 orang mahasiswa program studi ilmu keperawatan program B 2016, dan 1 orang mahasiswa Falkutas Ekonomi Program B  2016 PSIK Universitas Riau menggelar gebyar kesehatan dan penutupan kuliah kerja nyata (kukerta) dengan tema "Menjadikan Desa Tarai Bangun untuk Berprilaku Hidup Bersih dan Sehat Dimulai dari Tubuh dan Jiwa yang Sehat" bertempat di Desa Tarai Bangun, Jalan Kubang Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (25/11).

Dalam gebyar kesehatan dan penutupan kukerta mahasiswa Program B 2016 PSIK Universitas Riau digelar berbagai kegiatan di antaranya lomba enam langkah mencuci tangan dan cek kesehatan seperti gula darah dan asam urat bagi masyarakat Desa Tarai Bangun.

Sementara untuk lomba enam langkah mencuci tangan diikuti oleh siswa/siswi SD yang berada di wilayah Desa Tarai Bangun. Sebelumnya dalam pelaksanaan Kukerta mahasiswa juga telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan lainnya selama melakukan kukerta lebih kurang empat bulan dimulai sejak, 4 Agustus sampai dengan 4 Desember 2017.

Sementara itu, dalam gebyar kesehatan dan penutupan kukerta mahasiswa Program B 2016 PSIK Universitas Riau dihadiri dosen pembimbing kuliah kukerta mahasiswa Program B 2016 PSIK Universitas Riau, Ns Nurul Huda MKep Sp KMB, Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar SSos, mahasiswa kukerta, siswa/siswa SD dan guru, tokoh masyarakat dan masyarakat di Desa Tarai Bangun.

Kepala Desa Tarai Bangun Andra Maistar, SSosmengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang telah melakukan  kukertadi Desa Tarai Bangun. Banyak manfaat untuk kemajuan desa dan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan kepada masyarakat selama melakukan kukerta di Desa Tarai Bangun. "Semoga kerja sama antara Unri dan Desa Tarai Bangun dalam melaksanakan kukerta bisa berlanjut terus dan memberikan banyak manfaat bagi desa dan masyarakat khususnya Desa Tarai Bangun,"harapnya.

Dosen Pembimbing  Kukertamahasiswa Program B 2016 PSIK Universitas Riau Ns Nurul Huda MKep Sp KMB berharap nantinya mahasiswa yang telah malakukan kukerta ini bisa mengaplikasikan kembali ilmunya yang telah didapat kepada masyarakat.

"Nantinya mereka akan ada inovasi-inovasi lain bagaimana membuat status kesehatan mayarakat bisa meningkat. Karena selama ini lebih banyak dilakukan selain pemeriksaan kesehatan juga lebih banyak pencegahan. Dari pada pengobatan memerlukan beban biaya yang lebih tinggi. Dengan inovasi disesuaikan dengan teori keperawatan yang bisa mereka aplikasikan kepada masyarakat. Karena tindakan preventif lebih baik dari pada kuratif," harapnya.(*2/ifr)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |