Buang Sampah di TPS Resmi

Buang Sampah di TPS Resmi
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:51 WIB > Dibaca 1079 kali
 
KOTA (RIAUPOS.CO) - Tumpukan sampah menjadi pemadangan biasa bagi masyarakat kota. Ini disebabkan lembahnya penanganan sampah dari pihak pemerintah melalui instasi terkait. Namun untuk penanganan sementara, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru bertekad ingin mengurai tumpukan sampah di Jalan Arifin Achmad dengan persimpangan Jalan Rambutan.

Pihak DLHK sudah punya alternatif dengan segera mendatangkan tambahan 50 unit armada angkut sampah baru pada bulan depan. Sampah yang pada malam hari menggunung itu akan dialihkan ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Pagi Arengka.

Kabid Pengelolaan Sampah DLHK Kota Pekanbaru Zulkarnain menyebutkan, menumpuknya sampah di persimpangan tersebut, karena warga tidak membuangnya ke TPS terdekat. Padahal TPS di Pasar Pagi Arengka adalah TPS resmi. Saat ini menurutnya memang sedikit sulit bagi DLHK untuk mengarahkan warga untuk membuang sampah disana. Karena TPS di pasar itu sendiri sering kelebihan kapasitas.

"Tidak lama lagi kan akan ada tambahan 50 unit armada baru, ini nanti yang akan membantu TPS disana. Sekaligus, nanti warga tidak perlu lagi membuang sampah di dekat Jalan Arifin Achmad itu lagi. Karena kami yang akan langsung menjemput ke rumah-rumah warga yang tinggal di sekitar Jalan Rambutan. Selain itu kami sudah berencana mempersiapkan sosialisasi kepada warga agar membuang sampah mereka ke TPS yang ada di pasar," kata Zulkarnain.

Zulkarnain menyebutkan, memang tidak mudah mengalihkan kebiasan warga membuang sampah di Jalan Arifin Achmad dari Jalan Rambutan. Di sana warga memang sambil lewat atau keluar buang sampah. Kalau dipindahkan, warga harus pergi dulu ke Pasar Pagi Arengka.(end)

Namun hal itu menurutnya sudah harus dilakukan. Karena tumpukan sampah di tepi bibir Jalan Arifin Achmad itu sangat menganggu.

"Sudah sangat tidak pantas ada tumpukan sampah disana, karena itu kan Jalan Protokol. Untuk membangun TPS disana juga tidak mungkin, karena itu tanah bukan milik Pemda," terang Zulkarnain sebelumnya.

Untuk menyukseskan pengalihan pembuangan sampah ini, Zulkarnain dan koleganya dari DLHK akan menggelar sosialiasi intensif. Selain pengunguman, selebaran dan panflet, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kelurahan setempat. Diharapkan dengan begitu warga di Jalan Rambutan bisa mematuhi aturan tersebut.(end)




Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |