Pemerintah Disarakan Ambil Alih Mekanisme Ganti Rugi Korban First Travel
Ilustrasi. (JPG)

SERUPA KASUS LAPINDO
Pemerintah Disarakan Ambil Alih Mekanisme Ganti Rugi Korban First Travel
Sabtu, 14 Oktober 2017 - 16:10 WIB > Dibaca 1904 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mekanisme ganti rugi yang seharusnya merupakan kewajiban First Travel (FT) diharapkan dapat diambil alih pemerintah. Cara itu serupa ganti rugi untuk korban lumpur Lapindo.

Titi Hariyati, salah seorang jemaah asal Surabaya, Jawa Timur, menyatakan jumlah jemaah yang menjadi korban penipuan FT sudah tersebar di seluruh indonesia. Tidak semua dari total 59 ribu jemaah tersebut yang mampu mengadvokasi dirinya untuk mendapatkan hak-haknya.

Dia sendiri mengkoordinasi 1.250 jamaah. Di samping dari Jatim, mereka juga berasal dari beberapa daerah seperti Palembang, Pontianak, dan Bengkulu. Rata-rata tidak mampu untuk menyewa pengacara untuk mengawal kasus itu.

“Mereka bikin WA (whatsapp, red) saja tidak bisa,” ujarnya.

Titi menilai, penipuan dengan korban sebanyak itu layak disetarakan dengan korban lumpur Lapindo yang jumlahnya juga ribuan orang.

“PT Lapindo itu swasta, FT juga swasta, kenapa pemerintah tidak bisa mengambil alih? Saya rasa pemerintah mampu,” jelasnya.

Jemaahny, imbuhnya, sudah lelah dengan proses yang panjang dan berlarut-larut. Mulai dari berbagai pertemuan hingga proses sidang PKPU. Dia memandang, pemerintah harus memberikan solusi yang tepat bagi jamaah.

Kata dia lagi, membekukan FT tidak memberikan penyelesaian apa pun terhadap ribuan jamaah yang sudah masuk daftar tunggu.

“Ini ibaratnya pemerintah membangun tanggul, padahal airnya sudah masuk ke dalam rumah,” tuturnya.

Di sisi lain, menurut Dirjen Pelayanan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Nizar Ali kewenangan yang dimiliki Kemenag hanyalah seputar pemberian maupun pencabutan izin pada FT.



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |