Diminta DPR Panggil Paksa Pimpinan KPK, Ini Tanggapan Kapolri
Para pimpinan KPK. (JPG)

TERKAIT PANSUS ANGKET
Diminta DPR Panggil Paksa Pimpinan KPK, Ini Tanggapan Kapolri
Kamis, 12 Oktober 2017 - 19:00 WIB > Dibaca 1524 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Untuk mengonfirmasi ulang temuan yang didapat, Pansung Angket KPK di DPR memanggil pimpinan lembaga antirasuah. Namun, sampai saat ini hal itu belum terwujud.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, mengaku akan menggelar rapat internal terkait permintaan Pansus Angket yang meminta Polri memanggil paksa terhadap pimpinan KPK itu.

"Akan membicarakan d‎I internal dahulu termasuk mengundang ahli hukum tata negara, pidana, nantinya akan disikapi oleh Polri," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Tito menyatakan, rapat internal dan mendegarkan masukan dari ahli itu dilakukan untuk mengetahui proses pemanggilan paksa pimpinan KPK tidak melanggar aturan apa pun. Itu karena pihaknya tidak ingin apabila melakukan pemanggilan paksa malah muncul polemik di belakangnya.

"Jangan sampai dalam melaksanakan ini (pemanggilan paksa) justru malah disalahkan banyak pihak," ucapnya.

Terlebih, imbuhnya, di dalam KUHAP tidak disebutkan bahwa DPR bisa melakukan atau memerintahkan pemanggilan paksa terhadap seseorang.


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |