Ada apa Dengan Brimob Hingga Tewaskan tiga Anggota

Ada apa Dengan Brimob Hingga Tewaskan tiga Anggota
Kamis, 12 Oktober 2017 - 14:17 WIB > Dibaca 1889 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Di tengah kusutnya polemik senjata antara TNI dan Polri, Senin malam (10/10), terjadi peristiwa yang membetot perhatian masyarakat. Lagi-lagi, terkait masalah senjata yang digunakan Brimob Polri. Yakni, tiga anggota Brimob tewas diduga akibat senjatanya sendiri jenis laras panjang AK 101 saat bertugas di Sarana Gas Trembul (SGT), Blora, Jawa Tengah.

Belum diketahui apakah mereka baku tembak atau seorang di antaranya menembak yang lainnya. Namun, mirisnya dugaan awal motif anggota brimob itu gatal jarinya untuk menekan pelatuk adalah persoalan pribadi. Entah mengapa personel labil bisa membawa senjata mematikan.

Sesuai informasi yang diterima Jawa Pos (JPG), sekitar pukul 18.30 empat orang anggota Brimob sedang berjaga. Yakni Brigadir Budi Wibowo (30), Brigadir Ahmad Supriyanto (35), Brigadir Bambang Tejo dan Brigadir Slamet. Sebenarnya, ada enam personel yang bertugas, namun dua di antaranya mengambil cuti.

Saat itu, Brigadir Slamet yang sedang mandi mendengar rentetan tembakan. Dia bergegas keluar dari kamar mandi, ternyata Bambang Tejo langsung memerintahkannya untuk menyelamatkan diri. Setelah beberapa lama, ditemukanlah tiga Brimob tewas. Yakni Bambang Tejo, Budi Wibowo dan Ahmad Supriyanto. Dalam informasi yang beredar disebutkan Bambang Tejo yang diduga menembak rekan-rekannya.



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |