Bisa Tersangka Lagi

Meski Menang di Praperadilan
Bisa Tersangka Lagi
Rabu, 11 Oktober 2017 - 11:16 WIB > Dibaca 1894 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Angin segar datang untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika hendak mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terhadap Ketua DPR Setya Novanto. Pasalnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan jika penetapan kembali bagi tersangka yang menang praperadilan merupakan tindakan yang konstitusional.

Tafsir tersebut disampaikan MK dalam memutus gugatan pasal 83 ayat 1 KUHAP yang diajukan oleh mantan Direktur PT Mobile 8, Anthony Chandra Kartawiria di Gedung MK, Jakarta, Selasa (10/10). Dalam gugatannya, dia mempersoalkan tafsir yang memberi ruang diterbitkannya sprindik baru meski sudah dinyatakan batal dalam putusan praperadilan.

Dalam perjelasannya, Anthony merasa tidak memiliki kepastian hukum jika sprindik baru

terus dikeluarkan lembaga penegak hukum pascaadanya putusan pengadilan. Dia menilai, penegak hukum seolah tidak menghormati putusan praperadilan yang menyatakan penetapan tersangka tidak sah.

Namun dalam pertimbangan hukumnya, Hakim MK Manahan Sitompul menjelaskan, jika praperadilan hanyalah bentuk pengawasan terhadap prosedur penanganan tersangka. Dengan demikian, pengawasan tersebut lebih menitikberatkan pada sesuai atau tidak tata cara yang digunakan penegak hukum.


Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |