Oknum TNI yang Pukul Polisi Harus Dipidana Meski Sudah Minta Maaf
TNI yang pukul polisi dijebloskan ke tahanan. (ISTIMEWA/JPG)

TIDAK AKAN HILANGKAN UNSUR PIDANA
Oknum TNI yang Pukul Polisi Harus Dipidana Meski Sudah Minta Maaf
Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:00 WIB > Dibaca 653 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Insiden pemukulan terhadap seorang anggota Polresta Pekanbaru Bripda Pol Yoga oleh anggota TNI harus diproses secara hukum. Hal itu dikatakan mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Edi Hasibuan.

Dia menegaskan, proses juga untuk menghilangkan kesan diskriminasi dalam penegakan hukum di tengah masyarakat.

"Melihat tindakannya yang brutal walau sudah minta maaf, perbuatan  oknum itu tidak akan menghilangkan unsur pidana dan selayaknya  diproses secara hukum," katanya di Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Dia menyatakan, Indonesia merupakan negara hukum. Karena itu, siapapun yang melanggar hukum harus diproses demi keadilan.

"Mengingat oknum yang diduga menganiaya anggota TNI, maka instansinya berkewajiban memberikan sanksi tegas," tutur mantan wartawan yang kini memimpin Lembaga Kajian Kepolisian (Kompolnas) itu.

Sementara itu, soal janji Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memproses hukum oknum pelaku pemukulan, dia mengapresiasinya. Itu karena aparatur negara memang harus mematuhi hukum.

"Kami sependapat semua aparat negara harus memegang teguh  disipllin dalam bertugas. Kami harapkan kasus ini yang terakhir penganiayaan sesama aparat negara," tuntasnya. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |