Sakit, Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di RS
Abu Bakar Baasyir. (JPNN)

SUDAH MENAHUN
Sakit, Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Dirawat di RS
Sabtu, 12 Agustus 2017 - 20:30 WIB > Dibaca 677 kali
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sakit menahun pada kaki, membuat terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir (ABB) harus dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. Hal itu disampaikan Ketua Tim Dokter MER-C Joserizal Jurnalis.

"Kesimpulannya, ada sakit kronik di kedua vena (aliran balik) pada kaki beliau (ABB). Sehingga menyebabkan bengkak. Saat ini sudah dirujuk ke RS-JHP sejak Kamis (10/8) kemarin," tuturnya saat konferensi pers kondisi terkini kesehatan ABB di kantor Pusat MER-C, Jl. Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2017).

Rujukan itu, kata dia, dilakukan karena peralatan medis di Lapas Gunung Sindur, tempat ABB menjalani hukumannya, tidak mencukupi untuk mengobservasi penyakit Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu. Dugaan tim medis MER-C, ada beberapa gejala yang menyebabkan pembengkakan di kaki ABB.

Karena itu, diperlukan observasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatannya. Termasuk pemeriksaan jantung, abdomen hingga otak dengan CT Scan.

"Kaki beliau bengkak. Kecurigaan kami, penyebab bengkaknya kaki, bisa dari jantung, ginjal, aliran balik, pembuluh darah. Makanya semua kita eksplor," sebutnya.

Rizal menyatakan, secara teknis, ada dua vena di area kaki yang bengkak. Vena luar dan dalam. Hasil pemeriksaan, vena dalam tidak kuat memompa darah ke jantung. Sehingga, menyebabkan pembengkakan.

"Tapi, tidak ditemukan sumbatan. Flow arteri, pembuluh darah utama bagus," imbuhnya.

Sementara itu, mengenai ekspos diagnosa penyakit ABB, Rizal mengaku sudah meminta izin dari pihak keluarga yang bersangkutan. Bahkan, dalam konpers tersebut Rizal didampingi sejumlah pihak terkait. Ikut, antara lain, anak ABB, Abdul Rohim, kuasa hukum Achmad Michdan serta salah satu Presidium MER-C, Arief Rahman.

ABB sebelumnya dikabarkan dirujuk dari Gunung Sindur ke RS-JHP, Rabu (9/8/2017) lalu. ABB dilaporkan lemas dan kondisi kakinya bengkak. Untuk diketahui, ABB divonis penjara selama 15 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2011 lalu.(sam)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama



Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |