BELA DIRI
Ketika Perempuan Berani Melawan
Selasa, 26 Juli 2016 - 15:00 WIB > Dibaca 4206 kali
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menangkal terjadinya tindak kejahatan, tak sedikit perempuan yang mengasah kemampuan bela diri. Tak hanya terlindung, beberapa juga mengidamkan bonus langsing.

Angka kejahatan terhadap perempuan semakin meningkat. Berdasar data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan, terdapat 279.760 kasus kekerasan terhadap perempuan selama 2013. Angka tersebut lebih besar jika dibanding tahun sebelumnya, yakni 216.156 kasus. Perempuan pun dituntut memiliki kemampuan mempertahankan diri.

Bela diri di sini tidak selalu berlatih yang menyusahkan. Alat-alat yang sering dipakai perempuan juga bisa berperan sebagai senjata. Misalnya, tisu, alat tata rias, payung, sepatu hak tinggi dan pensil.



Berita Terkait
Pekanbaru | Hukum | Riau | Olahraga | Ekonomi-Bisnis | Kriminal | Sosialita | Politik | Internasional | Pendidikan | Teknologi | Feature | Nasional | Lingkungan | Kesehatan | Gaya Hidup | Pesona Indonesia | Begini Ceritanya | Liputan Khusus | Komunitas | Kebudayaan | Hiburan | Sumatera | Wawancara | Advertorial | Perca | Perempuan | Historia | Buku | Kode Pos Riau | ALUMNI | Kuliner | Petuah Ramadhan | bengkalis | bengkalis | bengkalis | advertorial | Traveler | Ladies | Interaktif | Aktifitas |